Home > METRO BERITA > Pedagang Peterongan Siap Pindah Asalkan Tanpa Pengundian

Pedagang Peterongan Siap Pindah Asalkan Tanpa Pengundian

METROSEMARANG.COM – Pedagang Pasar Peterongan mengharapkan tidak ada undian untuk menempati lagi pasar yang sudah selesai dibangun. Penempatan sesuai kondisi semula sebelum pasar dengan bangunan cagar budaya ini direnovasi.

Pedagang Pasar Peterongan
Foto: metrosemarang.com/dok

Sebelumnya Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengharapkan pedagang segera pindah awal bulan Januari nanti. Karena pekerjaan pembangunan Pasar Peterongan bagian koservasi telah selesai.

Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Peterongan, Margiyono mengatakan, para pedagang menginginkan kembali ke kiosnya masing-masing tanpa melalui proses pengundian.

‘’Para pedagang mengapresiasi revitalisasi pasar selesai tepat waktu pertengahan Desember. Tapi minta bisa kembali ke kiosnya masing-masing tanpa harus melalui undian,’’ kata Margiyono, Minggu (25/12).

Para pedagang akan memenuhi perintah wali kota untuk segera pindah. Karena memang sudah lama menanti bisa kembali lagi ke kios di dalam pasar. Namun dengan permintaan proses pindahan tidak dengan pengundian tersebut.

Pedagang yang berada di depan, kata dia, kembali lagi ke bagian depan. Demikian pula, yang berada di tengah juga kembali lagi pada posisinya di tengah. Sehingga tidak perlu lagi ada undian untuk menentukan tempat dasarannya.

Lapak untuk pedagang ikan basah dan daging ayam atau sapi, juga kembali lagi ke posisinya tidak perlu dilakukan undian. Sehingga memperlancar pedagang boyongan kembali lagi ke kiosnya masing-masing.

‘’Pedagang sudah sepakat ingin kembali lagi pada posisinya masing-masing. Sebab revitalisasi pasar tidak merobohkan bangunan lama, hanya memperbaikinya saja,’’ tandas pedagang pakaian dan seragam sekolah ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Tridjoto Sardjoko mengatakan, pembangunan Pasar Peterongan bagian konservasi sudah selesai. Tinggal perlu melakukan sosialisasi pindahan kepada pedagang dan proses pindahan itu sendiri.

Proses pindahan kembali lagi dari tempat relokasi sementara ke dalam pasar, memang tidak ada undian. Namun penempatan pedagang sesuai dengan ploting yang dulu sebelum pasar dibangun. (duh)