Home > METRO BERITA > Pegiat Socmed Semarang Kecewa Kinerja Disbudpar

Pegiat Socmed Semarang Kecewa Kinerja Disbudpar

image
Semarang Night Carnival, salah satu event yang diselenggarakan Disbudpar. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang dinilai cukup lambat dalam menyiapkan sarana prasarana promosi pariwisata. Sehingga hal itu membuat para pelaku wisata yang akan mendukung program promosi tersebut jadi mengalami kesulitan.

Hal itu disampaikan para peggiat wisata yang mengikuti diskusi
mengembangkan pariwisata di  Kota Semarang, yang digelar oleh
Disbudpar di Taman Margasatwa Mangkang (Bonbin Mangkang), Rabu (20/8/2014).

Salah satunya dikatakan pelaku social media (sosmed) dari Wisata
Semarang, Munif, yang menyatakan tidak jarang Disbudpar cukup lambat dalam menyiapkan sarana prasarana promosi pariwisata. Salah satunya adalah saat mempersiapkan agenda even tahunan.
‘’Seringkali kami baru mendapatkan kalender even di bulan ketiga atau keempat. Ini jelas sudah sangat terlambat,’’ kata Munif.

Sofyan dari Visit Semarang juga mengungkapkan, kegundahannya terkait dengan pengaturan arus lalu lintas saat even berlangsung. Pasalnya, menurut dia, banyak lokasi dan jalan protokol di kota ini yang terimbas macet karena sebagian jalan ditutup saat ada kegiatan.

‘’Mohon ada kerjasama yang lebih baik dari dinas dan aparat keamanan terkait pengaturan arus lalu lintas saat even berlangsung. Atau mungkin bisa mulai melakukan pemecahan titik keramaian tidak hanya di Simpanglima,’’ katanya.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Masdiana Safitri mengakui, sinergi
banyak pihak terutama dari pelaku pariwisata memang sangat diperlukan untuk pengembangan industri pariwisata di kota ini. Pihaknya tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya campur tangan dan keterlibatan aktif para pelaku pariwisata.

Pihaknya mengakui membutuhkan dukungan dari kalangan social
media. Dengan adanya dukungan socmed, promosi para even ataupun
kegiatan yang berlangsung dapat terekspose dengan optimal. Karena itu keluhan yang disampaikan penggiat wisata ini, pihaknya akan segera menindak lanjuti.(MS-13)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link