Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Pekan Depan Manajemen PSIS Mulai Bahas Kontrak Pemain

Pekan Depan Manajemen PSIS Mulai Bahas Kontrak Pemain

Pekan depan, skuat PSIS akan dikumpulkan untuk membahas kontrak. Foto Metrosemarang
Pekan depan, skuat PSIS akan dikumpulkan untuk membahas kontrak baru. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap PSIS tak menyurutkan manajemen klub berlogo Tugu Muda ini untuk mempersiapkan skuad musim depan. Rencananya, manajemen segera mengumpulkan pemain untuk memperbaharui kontrak yang sudah kadaluarsa per 10 November 2014.

Saat ini, manajemen melalui tim advokasi tengah menyiapkan memori banding atas sanksi Komdis terhadap 18 pemain dan enam ofisial yang dianggap bertanggung jawab dalam kasus lima gol bunuh diri di Sleman. General Manager Kairul Anwar menjelaskan, pekan depan, manajemen akan mengumpulkan para pemain, dengan salah satu agendanya adalah membahas kontrak baru.

“Pekan depan, kami akan kumpulkan para pemain untuk sharing tentang hukuman dari Komdis. Selain itu, kami juga akan membahas persiapan tim musim depan, termasuk masa depan pemain bersama PSIS,” kata Kairul.

Sebelumnya, pada saat menerima gaji terakhir musim ini, 10 November 2014, sebagian besar pemain sudah menyatakan kesanggupannya untuk kembali mengenakan jersey biru PSIS musim depan. Namun, saat itu belum ada yang disodori nilai kontrak dan beberapa kesepakatan lainnya.

“Intinya, kami sudah pasti mengajukan banding. Tapi, persiapan tim juga tidak boleh berhenti. Kami tetap bergerak untuk membangun tim sebagai persiapan berkompetisi musim depan,” imbuh Kairul, yang juga sebagai ketua tim advokasi PSIS.

Sementara, CEO PSIS Yoyok Sukawi berkali-kali menegaskan, pemain-pemain musim kemarin menjadi prioritas utama untuk mengisi skuad Mahesa Jenar. Sekalipun saat ini sebagian besar dari mereka berstatus terhukum.

“Kami tetap berkomitmen, pemain-pemain musim lalu akan dipertahankan. Apapun kondisinya. Ini bentuk tanggung jawab manajemen kepada mereka (pemain). Meskipun saat ini ada yang berstatus terhukum, kami juga sedang upayakan agar mendapat keringanan,” tandasnya.

Dari 22 penggawa PSIS musim 2014, hanya tersisa empat nama yang tidak mendapat sanksi. Mereka adalah Fauzan Fajri, M Yunus, Welly Siagian dan Fajar. Keempatnya memang tidak tercantum dalam line up saat laga melawan PSS Sleman di AAU Adisucipto, 26 Oktober silam. (twy)