Home > METRO BERITA > Pelaku Penipuan Batik Rp 102 M Dijerat Pasal Pencucian Uang

Pelaku Penipuan Batik Rp 102 M Dijerat Pasal Pencucian Uang

image

SEMARANG – Dua tersangka perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi seragam batik sekolah senilai Rp 102 miliar, dijerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hal itu dikatakan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Semarang, Teguh Imanto.

“Berkas kami terima. Jeratan pasalnya TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang, red),” kata Teguh kepada wartawan.

Ada dua tersangka dalam kasus ini. Kepolisian telah menahan Arista Kurniasari (38) dan suaminya Yohanes Onang Supotiyo Budi (48) warga Kelurahan Kembang Arum, Kecamatan Semarang Barat. Keduanya dituduh menghimpun dana investor melalui CV. Cahaya Mulia sejak akhir tahun 2010 dengan berkisar 9 sampai 11 persen. Arista ditahan di sel tahanan Mapolrestabes Semarang sejak Sabtu (14/6) malam. Dua minggu sebelumnya, suami Arista lebih dulu ditangkap dan dimintai keterangan oleh polisi. (MS-12)