Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Pelaku UKM Semarang Disarankan Gandeng Startup Digital

Pelaku UKM Semarang Disarankan Gandeng Startup Digital

METROSEMARANG.COM – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Semarang disarankan untuk berhimpun dalam memasarkan produknya. Pemasaran itu bisa melalui startup digital, sehingga penjualannya tidak sekadar online shop biasa.

Senior Advisor Ninja Express, Toni Winarno. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Senior Advisor Ninja Express, Toni Winarno. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Bekerjasama dengan startup digital secara otomatis juga akan memajukan sektor lain, seperti mampu membuka peluang kerja. Formasi tersebut diyakini akan berkembang mengingat banyaknya anak muda Semarang yang kini semakin kreatif di dunia digital.

Hal itu disampaikan oleh Senior Advisor Ninja Express, Toni Winarno yang menyarankan para pelaku UKM untuk tidak bergerak sendiri. Tercatat, ada sekitar 3.400 UKM di Kota Semarang yang saat ini bergerak di bidang masing-masing.

“Jika kita bergerak sendiri-sendiri, selamanya akan menjadi mikro dan susah untuk berkembang. Apalagi UMKM yang belum teregistrasi di Pemerintah setempat, akan sulit bagi pemerintah untuk melakukan pendampingan,” katanya, Kamis (27/10).

Dia juga menyarankan adanya tim dalam sebuah usaha. Meskipun usaha yang dijalankan masih skala kecil, tim ini penting untuk mengatur masing-masing bidang, seperti bidang pendanaan, administrasi, pemasaran dan lain-lain.

“Tidak perlu jauh-jauh untuk mencari tim, keluarga terdekat sebenarnya bisa diangkat untuk menjadi tim dalam pengembangan UKM yang sedang dijalankannya,” tambahnya. (ade)