Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Pelaku Usaha di Semarang Dapat Pelatihan Pemasaran via Online

Pelaku Usaha di Semarang Dapat Pelatihan Pemasaran via Online

METROSEMARANG.COM – Dalam rangka peningkatan produksi dan jasa kreatif, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri bekerjasama dengan Bukalapak memberikan pelatihan kepada pelaku usaha. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara workshop bertajuk “Pengembangan Pemasaran Karya Kreatif Melalui Media Online” yang dilaksanakan di enam kota, yaitu Bali, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palembang, dan Malang.

Head of Business Partner Bukalapak, Rahmat Danu Andika menyampaikan informasi terkait pengembangan pemasaran karya kreatif melalui media online bersama Bekraf dan Bukalapak kepada para pelapak di Hotel MG Setos Semarang, Selasa (27/9). Foto: metrosemarang.com/dok bukalapak
Head of Business Partner Bukalapak, Rahmat Danu Andika menyampaikan informasi terkait pengembangan pemasaran karya kreatif melalui media online bersama Bekraf dan Bukalapak kepada para pelapak di Hotel MG Setos Semarang, Selasa (27/9). Foto: metrosemarang.com/dok bukalapak

Workshop berlangsung mulai 23 September hingga 18 Oktober 2016. Adapun Semarang mendapat kesempatan menggelar workshop yang ke-2 dan dilangsungkan di Hotel MG Setos Semarang Selasa (27/9) dengan jumlah peserta sebanyak 50 pelaku usaha ekonomi kreatif.

Workshop ini melibatkan mentor dari Bukalapak yang memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif dengan tiga materi utama yaitu cara memasarkan dan mempromosikan produk dan jasa kreatif dengan memanfaatkan platform marketplace, di antaranya Tips Foto Produk, Copywriting, dan Promosi. 

Bekraf bersama dengan Bukalapak menggagas workshop ini dengan tujuan memfasilitasi pelaku usaha ekonomi kreatif di berbagai kota di Indonesia. Di tengah kemajuan era teknologi, para pelaku usaha harus mampu membidik peluang secara tepat dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan pemasarannya agar menjangkau pasar yang lebih luas, dengan melibatkan marketplace yang telah dianggap cukup berhasil.

“Bukalapak saat ini sudah memiliki penggerak pelapak yang tersebar di 130 daerah di Indonesia. Penggerak pelapak bertugas untuk menjaring jumlah pelapak baru, meningkatkan penjualan online para pelaku UKM, serta meningkatkan kualitas pelapak baru agar dapat bersaing di pasar online, serta pembinaan kepada para pelaku UKM. Di samping itu, Bukalapak juga memiliki anggota komunitas yang telah tersebar di lebih dari 30 kota di Indonesia. Dengan begitu pembinaan UKM di daerah-daerah diharapkan dapat semakin terintegrasi,” ujar Rahmat Danu, Head of Business Partner Bukalapak.

Melalui program ini, Bekraf dan Bukalapak terus mendorong para pelaku usaha mikro di bidang ekonomi kreatif memperluas pasar untuk kreasinya dengan signifikan. Para pelaku usaha ekonomi kreatif saat ini telah semakin berkembang dengan adanya “Platform e-dagang” yang dihasilkan sebagai sarana promosi dan publikasi produk dan jasa kreatif.

“Selanjutnya perlu dukungan bagi mereka untuk menggunakan dan pemanfaatan digital agar terus terhubung, kami percaya pasar produk ekonomi kreatif Indonesia akan meningkat. Tidak hanya dari segi produk yang kreatif, tapi juga bagaimana cara pemasaran yang kreatif agar bisa menjadi lebih unggul dan tercipta ekosistem kompetisi yang sehat,” ujar Sappe M.Sirait dan Direktur Pengambangan Pasar Dalam Negeri dari Bekraf.

Workshop ini juga merupakan upaya untuk terus mengedukasi dan mendampingi para pelaku usaha ekonomi kreatif agar dapat memiliki daya saing. Diharapkan, inisiatif ini akan memperkuat promosi dan publikasi produk dan jasa kreatif dalam negeri di Indonesia maupun internasional. (ade)