Home > METRO BERITA > Pembangunan Kolam Retensi Muktiharjo Kidul Dinilai Salahi RTRW

Pembangunan Kolam Retensi Muktiharjo Kidul Dinilai Salahi RTRW

image

SEMARANG – Rencana pembangunan proyek fisik Kolam Retensi Muktiharjo Kidul di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, diduga menyalahi Perda No14 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Semarang tahun 2011-2031. Lahan yang digunakan dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kolam retensi Muktiharjo Kidul tepatnya akan dibangun di RW 13 kelurahan setempat. Dalam perda tersebut, peruntukannya sebagai kawasan perumahan, perdagangan, dan jasa. Bukan sebagai lokasi untuk pembangunan waduk maupun embung.

‘’Lokasi untuk waduk dan embung sendiri, sudah diatur dalam Pasal 63 di Perda tersebut. RW 13 Kelurahan Muktiharjo Kidul bukan termasuk di dalamnya,’’ kata Wirawan, dari Komite Pendidikan Anti Korupsi Jawa Tengah Minggu (7/9/2014)

Pejabat berwenang yang menerbitkan izin pembangunan proyek bisa dipidana. Sebab menyalahi aturan tidak sesuai Perda RTRW. Selain ancaman pidana, juga bisa mendapatkan sanksi tambahan. Yaitu diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya sebagaimana diatur Pasal 172 Perda RTRW.

‘’Pemkot Semarang jelas tidak bisa membangun kolam retensi Muktiharjo Kidul, sebelum ada revisi Perda RTRW. Kalau memaksa ya berarti menyalahi RTRW,’’ tandasnya. (MS-13)