Home > METRO BERITA > Pembangunan Pasar Modern Perlu Moratorium

Pembangunan Pasar Modern Perlu Moratorium

METROSEMARANG.COM – Penghentian sementara (moratorium) pembangunan pasar modern di Kota Semarang dinilai mendesak dilakukan. Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Ari Purbono mengatakan, pertumbuhan pasar modern sudah tak terkendali.

Ari Purbono Foto: metrosemarang.com/dok
Ari Purbono
Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Butuh moratorium atau pembatasan pembangunan pasar modern. Supaya tidak terjadi persaingan tidak sehat (dengan pasar tradisional). Wilayah yang sudah penuh jangan ada pasar modern lagi, masyarakat kecil yang dirugikan,” katanya, Minggu (13/11).

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tidak boleh melupakan pasar tradisional sebagai cikal bakal dan soko guru adanya perdagangan dan jasa di kota ini. Tapi faktanya pasar modern seperti Hypermart justru tumbuh lebih pesat.

Pemkot tidak memiliki kebijakan untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional terhadap pasar modern. Hanya sekadar merevitalisasi bangunan pasar tradisional menjadi pasar semi modern, tidak cukup untuk meningkatkan daya saing.

Peningkatan daya saing, katanya, seharusnya fokusnya tidak hanya pada pembangunan fisik. Tapi pembinaan pedagang juga harus dilakukan. Serta mengubah kultur masyarakat agar tidak lagi menilai bahwa pasar tradisional kotor dan kumuh serta timbangannya tidak akurat.

Jadi kesimpulannya, katanya, Pemkot perlu melakukan moratirum pembangunan pasar modern dan bersamaan itu meningkatkan daya saing pasar traidisonal. (duh)