Home > METRO BERITA > Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Tenggang Sudah 16 Tahun Tidak Selesai

Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Tenggang Sudah 16 Tahun Tidak Selesai

METROSEMARANG.COM – Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, meminta pemerintah kota (pemkot) ini secepatnya menyelesaikan pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Tenggang. Sudah selama 16 tahun proses pembebasan lahan ini tidak juga selesai.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi didampingi anggota dewan lain bernegosiasi dengan warga terkait pembebasan lahan untuk Normalisasi Kali Tenggang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/istimewa
Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi didampingi anggota dewan lain bernegosiasi dengan warga terkait pembebasan lahan untuk Normalisasi Kali Tenggang, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Kali Tenggang merupakan hilir dari semua sungai dan saluran di wilayah timur Semarang. Fungsinya sangat vital untuk mencegah banjir di wilayah sekitarnya. Seperti Sawahbesar, Kaligawe, Tlogosari, Muktiharjo serta lainnya.

Namun kegiatan normalisasi justeru tidak kunjung selesai dilaksanakan hanya karena persoalan pembebasan lahan. Padahal Kali Tenggang juga sudah terjadi pendangkalan akibat endapan dan penyempitan yang sangat parah. Ancaman banjir pun menjadi semakin besar dan luas.

‘’Proses ganti rugi pembebasan lahannya hampir 16 tahun tidak terselesaikan. Padahal hanya tersisa 6 lahan tambak milik dari satu orang. Masak dinas terkait tidak bisa menyelesaikan,’’ kata Supriyadi, Kamis (9/11).

Menurutnya, Pemkot Semarang harus memberikan pendekatan dan penyadaran kepada masyarakat pentingnya normalisasi. Khususnya kepada warga yang terkena kegiatan pembebasan lahan. Bahwa normaliasi untuk kepentingan umum, lebih utama daripada kepentingan pribadi.

Dewan juga sudah menawarkan diri menjadi mediator untuk negosiasi dengan pemilik tambak. Karena itu, seharusnya pembebasan lahan itu bisa diselesaikan tahun ini. (duh)