Home > METRO BERITA > Pembentukan Fraksi dan Komisi di DPRD Kota Semarang Berjalan Alot

Pembentukan Fraksi dan Komisi di DPRD Kota Semarang Berjalan Alot

image
Ilustrasi

SEMARANG – Pembentukan pengurus fraksi sebagai kepanjangan tangan dari partai di DPRD Kota Semarang berjalan alot. Begitu pula pembagian jatah pimpinan komisi di DPRD juga diprediksi akan berlangsung alot.
 
Dari tujuh fraksi yang ada di gedung dewan, baru PDIP, Golkar, PKB, PAN, dan PKS yang sudah terbentuk susunan pengurus fraksi dan menyerahkannya kepada Setwan sesuai batas akhir Senin (25/8). Sedangkan Demokrat dan Gerindra hingga Selasa (26/8) belum ada susunan kepengurusan fraksinya.
 
Belum selesainya pembahasan pengurus fraksi itu disinyalir karena kuatnya persaingan di internal partai. Meski masing-masing partai mengklaim belum terbentuk pengurus karena belum turun rekomendasi dari dewan pengurus pusat (DPP) partai. ‘’Belum turun rekomendasinya dari DPP,’’ kata Hermawan Sulis, Sekretaris DPC Gerindra Kota Semarang, Selasa (26/8/2014).
 
Demikian pula dengan Partai Demokrat juga mengaku masih menunggu rekomendari DPP untuk pengurus fraksi. Setiap anggota dewan dari Demokrat maupun Gerindra ketika ditanyakan ketua, wakil ketua dan sekretaris fraksi, semua menjawab belum tahu dan sedang menunggu keputusan DPP.
 
Sementara untuk jatah pimpinan komisi di DPRD, hingga saat ini, juga belum ada titik temu antar-pengurus partai yang memiliki jatah kursi di DPRD. PDIP yang menempatkan 15 kadernya di DPRD Kota, diperkirakan akan mengambil dua jatah kursi ketua komisi. Sedangkan Partai Gerindra dengan tujuh kursi akan berbagi masing-masing satu kursi ketua komisi dengan Partai Demokrat (enam kursi).
 
Fraksi PDIP DPRD Kota Semarang dipastikan akan mengicar dua jabatan ketua komisi, yaitu Komisi C (membidangi masalah pembangunan) dan Komisi A (membidangi hukum dan pemerintahan).
 
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Supriyadi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kader yang nantinya akan ditempatkan di komisi tersebut. ‘’emuanya mengacu pada asas proporsionalitas, rencananya kami akan mengambil jatah Komisi A dan C. Sedangkan B dan D jadi jatah partai lain,’’ tegas Ketua Sementara DPRD Kota Semarang itu.
 
Sementara untuk dua fraksi lain yang besar kemungkinan mendapat jatah ketua komisi, Gerindra dan Demokrat, hingga kemarin belum memberikan keterangan tentang komisi apa yang akan dibidik. Anggota dewan dari Demokrat, Danur Rispriyanto mengatakan, hingga kini pihaknya belum menentukan akan mengambil jatah ketua di komisi manapun. Meski begitu dirinya tak menampik ketika ditanya tentang kemungkinan untuk mengambil jatah kursi ketua di Komisi B. 
 
‘’Nanti saja, setelah ada rekomendasi akan kami ajukan ke Setwan. Saat ini masih ada proses komunikasi dengan partai lain,’’ tegasnya. 
 
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, untuk pembagian jatah pimpinan komisi menjadi kewenangan masing-masing anggota DPRD yang dibahas lintas partai/fraksi. Ditargetkan, kata dia, alat-alat kelengkapan dewan, seperti pimpinan dewan, komisi-komisi, dan badan anggaran di DPRD Kota Semarang sudah rampung pada pertengahan September 2014. ‘’Untuk prosesnya kami serahkan kepada dewan agar dibahas sesuai kesepakatan antar-fraksi,’’ katanya. (MS-13)