Home > METRO BERITA > Pemkot akan Tambah 4 Bus di Tiap Koridor BRT Trans Semarang

Pemkot akan Tambah 4 Bus di Tiap Koridor BRT Trans Semarang

image
BRT Trans Semarang. Foto Metro/dok

SEMARANG – Bersamaan dengan rencana peluncuran Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang koridor III pada awal Oktober 2014 nanti, Pemkot Semarang akan melakukan penambahan armada di masing-masing koridor yang telah beroperasi. Setiap koridor akan mendapat tambahan empat unit bus.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang Agus Harmunanto mengatakan, di koridor I rute Mangkang-Penggaron akan ditambah sebanyak empat bus. Bus tersebut akan diambilkan dari lima bus ukuran besar yang sebelumnya beroperasi di koridor IV.

‘’Setelah koridor IV diganti semua dengan bus ukuran sedang maka bis besarnya kita pindahkan ke koridor I, dari lima bus yang satu akan dibuat cadangan,’’ kata Agus, Senin (11/8/2014).

Di koridor II rute Terminal Terboyo-Sisemut (Ungaran) rencana juga akan ditambah sebanyak empat bus. Sehingga nantinya jumlah armada yang beroperasi akan ada 25 bus dengan satu unit hanya untuk cadangan. Sedangkan di koridor IV yang melayani rute Cangkiran-Bandara Ahmad Yani-Stasiun Tawang akan menjadi 20 bus karena juga ditambah empat unit bus.

‘’Jadi di anggaran perubahan 2014, kita sudah mengajukan tambahan armada di setiap koridor dan pengoperasian koridor III,’’ tegas Agus.

Dia mengatakan, pengajuan tambahan armada ini karena terkait dengan okupansi bis di setiap koridor yang semakin meningkat. Karena dengan fasilitas memiliki pendingin dan tarif hanya Rp 3.500 untuk umum dan Rp 1.000 untuk pelajar, BRT kini menjadi pilihan utama masyarakat naik angkutan umum.

‘’Belum lagi adanya sistem koneksi di mana penumpang dapat pindah ke koridor yang lainnya sesuai tujuannya, tanpa harus membayar lagi,’’ tambahnya.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) BRT Trans Semarang Bambang Kuntarso mengatakan, untuk koridor IV, dengan penggantian dari bus besar menjadi bus ukuran sedang, maka rutenya berubah. Rutenya menjadi lebih panjang, yaitu dari Cangkiran-Bandara Ahmad Yani-Stasiun Poncol-Stasiun Tawang-Mberok lalu memutar dan lewat di Jalan Pemuda.

‘’Jadi tempat konek dengan koridor lainnya di shelter yang ada di Jalan Pemuda, kalau dulu di Karangayu, namun kalau mau tetap di Karanganyu juga tetap dilayani,’’ ujarnya. (MS-13)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link