Pemkot Harus Percepat Penanganan Banjir dan Rob

METROSEMARANG.COM – Perlu penanganan yang lebih cepat untuk mengatasi persoalan banjir dan rob yang terjadi di Kota Semarang. Sampai saat ini banjir masih saja menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Semarang.

Banjir yang menggenangi ruas Jalan Kaligawe. Pemkot diminta mempercepat penanganan banjir di Semarang. Foto: dok humas dprd kota semarang

“Penanganan banjir dan rob sudah masuk menjadi salah satu prioritas dari program walikota-wakil walikota, tapi upaya ini harus dipercepat, salah satu kuncinya adalah koordinasi dengan Pemprov Jateng dan Kementrian PUPR,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono, Kamis (8/2).

Banjir dan rob salah satunya masih melanda kawasan Kota Semarang bagian timur, mulai dari Gayamsari hingga Genuk dan sebagian Pedurungan. Padahal, Kota Semarang sudah memiliki Perda No 7 Tahun 2014 tentang Rencana Induk Penanganan Drainase.

Dalam perda tersebut sudah jelas apa yang harus dilaksanakan pemerintah kota, sumber pembiayaan hingga estimasi biayanya.

“Tinggal kita laksanakan saja perda tersebut, makanya kita butuhkan koordinasi dengan pemprov Jaeng dan Kementrian PUPR,” ujar Agung Budi Margono.

Politisi asal PKS ini menandaskan penanganan drainase yang dilakukan saat ini kurang maksimal. Dia mencontohkan penanganan Kali Tenggang yang asmih terkendala pembebasan lahan.

“Pembebasan lahan sampai sekarang belum selesai juga, ke depan kami berharap pemkot bisa lebih cepat lagi dalam mengatasi masalah banjir,” tegas politisi PKS ini.

Sementara itu Kabid SDA dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Semarang Kumbino mengatakan, pihaknya sudah berupaya mengatasi banjir dan rob.

“Kita sudah menyiagakan dan mengoperasional pompa di sejumlah lokasi, hasilnya sudah bagus, jalan sudah bisa dilalui dengan lancar,” katanya. Terkait dengan koordinasi dengan Pemprov Jateng dan Kementrian PUPR, Kumbino mengatakan sudah berulang kali dilakukan, termasuk saat ini penanganan banjir di kawasan timur yang sudah dimulai. (duh)

You might also like

Comments are closed.