Home > METRO BERITA > Pemkot Harus Tindak Tegas Perusahaan yang Tidak Bayarkan THR

Pemkot Harus Tindak Tegas Perusahaan yang Tidak Bayarkan THR

METROSEMARANG.COM – Pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada perusahaan agar membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya paling lambat H-10 Lebaran. Jika tidak memenuhi hak tunjangan kepada pekerjanya tersebut maka pemerintah harus menindak tegas perusahaan.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, pembayaran THR merupakan hal yang rutin dilakukan setiap tahun. Karena itu pemerintah harus sudah menyiapkan antisipasi jika misalnya ada perusahaan yang tidak membayarkannya kepada para pekerja.

”Pemerintah Kota Semarang dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi harus menindak tegas perusahaan yang tidak memenuhi hak THR kepada pekerjanya,” katanya, Senin (19/6).

Menurutnya, perusahaan harus menaati aturan yang sudah disepakati untuk menyelesaikan pembayaran THR yang menjadi hak karyawan. Kalau ada yang melanggar maka konsekuensi harus ditindak tegas.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan, pemkot selama ini mengacu pada aturan dari pusat mengenai kewajiban perusahaan membayarkan THR kepada karyawannya. Pihaknya selalu memberikan edaran mengenai pembayaran THR setiap tahun dengan mengacu aturan pusat itu.

”Tahun lalu kan juga sama karena ini (pembayaran THR) setiap tahun. Tahun lalu, semuanya menaati. Alhamdulillah tidak ada laporan (tidak membayar). Artinya, oke semua,” katanya.

Akan tetapi, diakuinya, pada tahun lalu ada dua perusahaan yang sempat menangguhkan pembayaran THR kepada karyawannya, tetapi kemudian pemkot membantu melakukan mediasi. Pemkot tidak sampai menjatuhkan sanksi karena mereka dalam kondisi hampir pailit, dan akhirnya tetap memenuhi kewajiban membayarkan THR.

”Setiap laporan dari tenaga kerja yang tidak terpenuhi haknya pasti ditindaklanjuti,” tegasnya. (duh)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link