Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Pemkot Ingin Semarang jadi Kota Fashion

Pemkot Ingin Semarang jadi Kota Fashion

METROSEMARANG.COM – Kota Semarang diharapkan bisa menjadi salah satu kota fashion di Indonesia. Hal itu dinyatakan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, pada pembukaan Pameran Produk Industri Fashion dan Fashion Parade Batik Semarang di Balairung Room UTC Hotel Semarang, Kamis (1/12) malam.

Seorang peragawati sedang menunjukkan karya salah seorang designer dalam fashion show di event Pameran Produk Industri Fashion dan Fashion Parade Batik Semarang di Balairung Room UTC Hotel Semarang, Kamis (1/12) malam. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Seorang peragawati sedang menunjukkan karya salah seorang designer dalam fashion show di Balairung Room UTC Hotel Semarang, Kamis (1/12) malam. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Acara tersebut kerjasama Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) Kota Semarang bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) serta menggandeng Indonesia Fashion Chamber (IFC).

Menurut wakil wali kota, pameran tahunan yang ditunggu-tunggu pelaku usaha di bidang fashion itu mempunyai banyak sekali tujuan positif bagi Kota Semarang. Di antaranya, memberikan ruang dan kesempatan para pelaku industri fashion mempromosikan dan mendekatkan produk-produknya agar semakin dikenal luas.

”Selain itu, dapat mendukung dan memberikan kontribusi bagi Kota Semarang sebagai salah satu kota fashion di Indonesia,” kata wakil wali kota yang akrab disapa Ita.

Pemkot Semarang akan terus membantu dan mendukung pelaku usaha industri kecil kreatif dengan tiga cara. Ita menjelaskan, yaitu melalui cara meningkatkan daya saing produk-produk unggulan; pembinaan, pelatihan, dan permodalan; serta memasarkan produk-produknya melalui pameran, expo di berbagai event.

Ketua Dekranasda Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi menyampaikan, pameran produk fashion ini mampu menumbuhkembangkan industri fashion di Kota Semarang. Sehingga semakin dikenal tidak hanya di tingkat regional, namun nasional bahkan internasional.

”Pameran ini juga akan semakin meningkat kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk fashion karya anak bangsa sendiri, khususnya yang berasal dari Kota Semarang,” katanya.

Dalam event ini, diikuti 76 IKM batik, fashion serta anggota IFC Kota Semarangan. Serta ada fashion parade, kegiatan lomba design baju pesta batik Semarang, pelatihan design batik, Sarung is my new denim, fashion show kebaya nusantara.

Untuk fashion show menampilkan karya designer kondang seperti Ina Priyono, Inge Chu, Christine Wibisono, Elkana Goenawan, Pinky Hendarto, Agustienna Siswanto, Fenny Chen, David Yan, Evelyn Laurang, Widya Andhika, Sudarna Suwarsa, Soese Asmadhi. (duh)

Tinggalkan Balasan