Home > METRO BERITA > Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 1 Miliar untuk Pembangunan Lapak Sementara di Pasar Waru

Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 1 Miliar untuk Pembangunan Lapak Sementara di Pasar Waru

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang sudah menyiapkan anggaran hingga Rp 1 miliar untuk pembangunan lapak sementara bagi pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Waru. Nantinya masing-masing pedagang akan mendapat lapak senilai Rp 3 juta.

Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu meninjau lokasi kebakaran di Pasar Waru, Sabtu (19/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu meninjau lokasi kebakaran di Pasar Waru, Sabtu (19/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, dalam rapat koordinasi yang melibatkan Dinas Pasar, BPBD, Kecamatan dan Muspika sudah dihitung pedagang yang menjadi korban kebakaran, yaitu ada 350 pedagang pemilik los dan lapak serta 167 pedagang pancaan.

Dengan indeks yang sudah ditetapkan untuk pemilik los dan lapak itu akan dibangunkan lapak sementara senilai Rp 3 juta per lapak. ‘’Diputuskan lapak dibangun di jalan depan pasar karena kalau terlalu jauh juga merepotkan pedagang,’’ ujarnya, saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (19/11).

Jalan depan pasar yang dua arah tersebut akan ditutup satu arah. Sehingga impilikasinya akan ada rekayasa lalu lintas dan solusi parkir kendaraan yang saat ini masih dipikirkan. Adapun untuk waktu pembangunan lapak sementara diperkirakan butuh 3 minggu, dengan luas 1,5 x 1,75 meter per lapaknya.

‘’Lapak itu akan dibangunkan secara gratis karena tanggap darurat sudah ada anggarannya di BPBD melalui DPKAD. Jadi Rp 300 juta sampai Rp 1 miliar anggarannya,’’ tegas Ita.

Lapak darurat sementara hanya dibangun untuk korban kebakaran saja. Sebab dari total sekitar 650-an pedagang Pasar Waru tidak semuanya jadi korban kebakaran. Seperti pemilik kios yang ada di bagain depan dan samping pasar tetap di lokasinya saat ini.

Sedangkan Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Tridjoto Sardjoko mengatakan, untuk nilai kerugian dari kebakaran Pasar Waru belum diketahui karena masih proses pendataan. Namun diperkirakan Senin (21/11) sudah akan diketahui. (duh)