Home > METRO BERITA > Pemkot Sudah Ingatkan Sekolah agar Cegah Bullying terhadap Siswa Baru

Pemkot Sudah Ingatkan Sekolah agar Cegah Bullying terhadap Siswa Baru

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang mengklaim sudah memperingatkan semua sekolah untuk menghindari kekerasan kepada siswa baru dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti diminta kalangan dewan. Pelaksanaan masa pengenalan lingkungan disarankan untuk lebih mengarah ke hal yang edukatif.

Hevearita Gunaryanti Rahayu
Foto: metrosemarang.com/dok

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu mengatakan, sudah mengingatkan kepada para panitia penerimaan sekolah baik di tingkat SMA maupun SMP dan sederajat di Semarang. Supaya menghindari terjadinya bully dan kekerasan terhadap siswa baru dalam kegiatan MPLS.

”Meski saat ini kewenangan SMA dan SMK ada pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, namun kami berharap pengawasan terhadap anak-anak baru di sekolah yang mengikuti MPLS dapat berjalan sewajarnya,” kata Ita, sapaan akrabnya, Senin (17/7).

Pihaknya telah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang supaya pelaksanaan MPLS dilakukan secara positif. Hal ini bertujuan, katanya, agar masa pengenalan lingkungan yang diterapkan oleh sekolah benar-benar hanya memberikan nilai-nilai edukatif kepada calon murid yang bersangkutan.

Kegiatan yang bersifat edukasi, dia mencontohkan dan sangat menginginkan agar pelaksanaan MPLS dilakukan dengan kegiatan sosial. Seperti untuk tingkatan SMA dengan bersih-bersih Kawasan Kota Lama. Sedangkan untuk siswa SMP dapat melakukan bersih-bersih di lingkungan sekolah.

Selain itu, Wakil Wali Kota Ita juga menyoroti tentang kuota siswa sekolah dasar (SD) yang masih banyak kekurangan murid. Menurutnya, pihaknya menginginkan adanya evaluasi terkait dengan sistem penerimaannya.

”Kecenderungan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta lantaran dinilai lebih baik sistem pendidikannya, menjadi cambuk bagi Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk melakukan evaluasi,” pungkasnya. (duh)

Tinggalkan Balasan