Home > METRO BERITA > Pemkot Usulkan 27 Kegiatan Dilakukan Multiyears

Pemkot Usulkan 27 Kegiatan Dilakukan Multiyears

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengusulkan 27 kegiatan multiyears atau dengan anggaran tahun jamak selama dua tahun di Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017. Pekerjaan dengan anggaran tahun jamak dinilai lebih positif dibanding satu tahun anggaran.

Hendrar Prihadi  Foto: metrosemarang.com
Hendrar Prihadi
Foto: metrosemarang.com

”Tahun jamak lebih banyak postifnya timbang negatifnya. Pertama kontraktor akan lebih bertanggung jawab karena setiap tahun (selama dua tahun) pekerjaan menjadi tanggung jawabnya,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di balai kota, Selasa (29/11).

Kalau ada kekeliruan dalam pekerjaan, maka dengan tahun jamak di tahun kedua bisa meminta pertanggung jawaban kepada kontraktor. Selain itu, dengan tahun jamak dapat melakukan percepatan kegiatan dan menghemat biaya karena lelang hanya dilakukan sekali.

”Kedua percepatan, karena menghemat waktu pelelangan dan biaya pelelangan. Padahal lelang bisa satu-tiga bulan, tapi ini hanya sekali lelang,” kata wali kota yang biasa disapa Hendi ini.

Tapi diakui, kegiatan dengan anggaran tahun jamak juga ada sisi kerugiannya. Yakni jika dalam menentukan kontraktor kurang bonafit maka pekerjaan itu bisa tidak total atau optimal. Tapi itu dinilai bisa diantisipasi dengan pengawasan yang cermat.

”Kita coba usulkan (kegiatan) tahun jamak, tahun depan dan 2018. Saat ini tidak memungkinkan kalau kita baru mulai proyek yang besar di tahun 2018,” tegasnya.

Dalam daftar usulan kegiatan tahun jamak Pemkot Semarang kepada DPRD Kota Semarang untuk dibahas dalam pembahasan KUA-PPAS 2017, terdapat 27 kegiatan yang tersebar di 7 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dengan nilai total mencapai sebesar Rp 339,8 miliar.

Di antaranya di Dinas PSDA-ESDM berupa kegiatan pembangunan Kolam Retensi Kali Banger dengan waktu pelaksanaan 2 tahun. Total dana yang dianggarkan Rp 18,2 miliar dengan alokasi anggaran di tahun 2017 dan 2018 masing-masing sebesar Rp 9,1 miliar. (duh)

Tinggalkan Balasan