Home > METRO BERITA > Pendidikan Sex Bentengi Anak dari Kejahatan Seksual

Pendidikan Sex Bentengi Anak dari Kejahatan Seksual

image
Ilustrasi

SEMARANG – Memberikan pengetahuan tentang sex terhadap anak mampu menjadi benteng tindak kejahatan yang mungkin terjadi.
Sebab dengan pengetahuan itu anak dibekali kemampuan untuk menjaga diri. Di antaranya berkaitan perlakuan terkait alat reproduksi.

Pakar Psikologi, Probowati Notonegoro mengatakan, anak cenderung tertarik untuk melakukan hal baru. Oleh karena itu, jika tidak dibekali dengan pengetahuan anak tidak mempunyai kemampuan menjaga diri. “Paling penting adalah peran orang tua untuk memberikan pengetahuan tentang sex kepada anaknya,” terangnya kepada metrosemarang.com, Jum’at (22/8).

Probowati menambahkan, pengetahuan seksual tersebut bisa berbentuk memberikan informasi kepada anak terkait alat reproduksi. Termasuk bagaimana memperlakukannya. “Saat mandi, orang tua bisa memberitahukan kepada anak terkait alat reproduksi. Bahwa alat itu tidak boleh dilihat oleh orang lain bahkan disentuh, oleh karena itu harus menggunakan celana,” tuturnya.

Namun yang berkembang di masyarakat, lanjutnya, terkadang orang tua hanya membiarkan saja ketika anaknya mengeluarkan alat kelaminnya di tempat umum. “Nah kadang menganggap anak masih kecil, orang tua tidak melarang anaknya. Misalnya kencing di tempat umum atau ke luar rumah tanpa berpakaian yang rapi,” imbuhnya.

Terkait kejadian yang menimpa sembilan anak di Jalan Jangli Utara Dalam 1, Jatingaleh, Candisari, Kota Semarang, hal itu sedianya bisa digunakan sebagai pembelajaran.

Selebihnya terkait tindakan hukum bagi pelaku, AZ (35), Probowati menganggap sanksi hukum pelaku kejahatan seksual terhadap anak kurang tegas. “Masalahnya justru pada tindakan hukum yang tidak memberikan efek jera. Setelah proses persidangan, ternyata hukumannya hanya satu tahun. Seharusnya hukum itu ditegakkan,” pungkasnya. (les)