Home > METRO BERITA > Penganiaya Nenek di Sekayu Akhirnya Dibui

Penganiaya Nenek di Sekayu Akhirnya Dibui

METROSEMARANG.COM – Ferdinan Antonius Kayadu (60) warga Bedagan Tengah, Kelurahan Sekayu, Semarang Tengah akhirnya dijebloskan ke dalam penjara, Jumat (19/8) sore. Dia dianggap bertanggung jawab atas tewasnya Sri Murti (65), yang tak lain tetangganya sendiri.

Tersangka penganiayaan digiring ke sel tahanan Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Tersangka penganiayaan digiring ke sel tahanan Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Penganiayaan terjadi pada Sabtu (16/7) sekitar pukul 16.00. Sri Murti akhirnya meninggal pada 30 Juli 2016 setelah dirawat di ruang ICU RSUD Tugurejo sejak 27 Juli 2016.

Tak terima menjadi korban penganiayaan, kakak korban Sri Murni (69) melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Semarang dengan bekal hasil visum dan keterangan saksi kejadian.

Pengacara korban Jagad Kautsar mengatakan, diagnosis awal bekas penganiayaan pada tubuh korban, ditemukan trauma di kepala. Hasil tersebut didapat dari RS Tugurejo Kota Semarang. Keterangan saksi dan barang bukti menjadi penguat untuk menjerat tersangka dengan pasal pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Tidak dilakukan autopsi karena setelah meninggal langsung dikremasi,” kata Jagad Kautsar saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Jumat (19/8).

Tersangka sudah dua kali ditangkap oleh polisi untuk dilakukan pemeriksaan. Hingga, pada hari ini ia kembali ditangkap dan akhirnya dijebloskan ke tahanan Polrestabes Semarang. (din)