Home > METRO BERITA > Pengelola Wonderia Diberi Waktu 6 Bulan untuk Mengeluarkan Asetnya

Pengelola Wonderia Diberi Waktu 6 Bulan untuk Mengeluarkan Asetnya

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memberikan waktu 6 bulan bagi pengelola Taman Rekreasi dan Hiburan Wonderia yang sudah diputus kontrak kerjasamanya, yakni PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta (PT Smart) untuk mengeluarkan asetnya.

Penyegelan Wonderia, Kamis (16/2). Foto: metrosemarang.com/fitri afiati

Wonderia sebelumnya disegel oleh Satpol PP Kota Semarang karena pengelola menunggak pembayaran royalti dan pajak sejumlah total Rp 3,171 miliar. Terdiri dari  kewajiban royalti sejak tahun 2015-2016 senilai Rp 600 juta, denda keterlambatan royalti 2015-2016 sebesar Rp 349 juta, tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan 2013-2017 sebesar Rp 1,785 miliar, dan tunggakan pajak hiburan sebesar Rp 436 juta.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah memberikan peringatan kepada pengelola Wonderia sampai 3 kali agar kewajibannya dipenuhi. Karena tidak kunjung dilunasi, maka satu-satunya cara adalah pihaknya harus bersikap tegas kepada pengelola tidak boleh mengelola Wonderia lagi dan kontrak kerjasamanya diputus.

“Karena Pemkot itu yang mengelola uang rakyat dan diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan, maka Pemkot tegas investor tersebut sudah tidak boleh mengelola Wonderia lagi. Hutang-hutangnya harus dibayar kepada Pemkot,” ujarnya, Jumat (17/2).

Ditegaskan, bahwa kontrak dengan pengelola Wonderia sebelumnya sudah diputus, hanya untuk apa kemudian lahan eks Wonderia ini pihaknya masih perlu waktu. Karena pengelola masih punya aset di kompleks Wonderia, maka pihaknya mengasih waktu lebih dahulu selama 6 bulan untuk mengeluarkan asset tersebut.

“Asetnya dikeluarkan barangkali ada yang bisa dijual, kan bisa untuk hitung-hitung balik modal. Nah nanti setelah 6 bulan baru Pemkot kemudian akan kuasai aset lahan tersebut dan akan dipikirkan selanjutnya akan dipergunakan untuk apa,” tegasnya. (duh)