Pengelolaan Transportasi Massal, Dewan Ingin Organda Dilibatkan

Joko Santoso Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Joko Santoso
Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan transportasi yang nyaman, anggota DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menginginkan adanya integrasi antara Dishubkominfo dengan Organda. Dia tidak ingin Organda diabaikan karena Organda juga punya peran penting dalam transportasi darat.

“Bisa saja nanti dibuat sistem dimana Bus Rapid Transit (BRT) tetap di Shelter, sedangkan angkutan kota yang berada di naungan Organda siap mengantar penumpang dari tempat dimana dia berada menuju Shelter,” paparnya.

Menurutnya, BRT adalah sesuatu yang wajib dimiliki kota besar seperti Semarang. Pihaknya pun akan siap mengawal dengan memberikan anggaran yang dibutuhkan. “Untuk operasional saja, sudah ada dana sekitar Rp 53 miliar,” kata dia.

Dikatakan sebelumnya, bahwa kapasitas pelayanan BRT dalam sehari adalah sekitar 30.000 orang sedangkan saat ini rata-rata BRT sudah melayani sekitar 22.000 penumpang untuk 75 Armada yang dimiliki.

Jika dibutuhkan penambahan seiring penambahan koridor, Joko juga siap mendukung dalam hal anggaran. Namun yang ditekankan olehnya adalah tidak melupakan kualitas layanan. (ade)

activate javascript