Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Pengembang Apartemen Keluhkan Lambatnya Akses PDAM

Pengembang Apartemen Keluhkan Lambatnya Akses PDAM

METROSEMARANG.COM – Para pengembang apartemen yang kini sedang menjalankan proyeknya di Kota Semarang mengeluh lambatnya pemerataan jaringan PDAM di Kota Semarang, terutama di apartemen yang mereka bangun. PDAM dinilai terlambat mengikuti perkembangan perekonomian untuk menyediakan layanan.

Pameran Properti REI Expo di Atrium Mal Ciputra Semarang. Pengembang apartemen keluhkan lambatnya pelayanan PDAM. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Project Director PT PP Properti Tbk, Siswady Djamaluddin mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Wali Kota Semarang untuk mendorong percepatan jaringan air bersih PDAM di apartemen. Hal itu dikarenakan para pengembang tidak ingin lagi mengebor sumur yang nantinya malah akan membuat lingkungan rusak.

“Kami ingin apartemen juga dialiri PDAM, kami sudah investasikan jaringan dengan biaya yang tentunya tidak murah. Tinggal PDAM-nya yang harus siap mengakomodir permintaan ” katanya dalam Media Gathering PT PP Properti di Hotel Pessona, Selasa (15/8).

Dia mencontohkan, kasus-kasus yang menjadi alasan warga melakukan aksi penolakan pembangunan apartemen salah satunya adalah masalah penyedotan air tanah yang dilakukan apartemen sehingga dikhawatirkan merusak lingkungan sekitar.

Selain itu, peraturan di Kota lain seperti Surabaya sudah tegas dengan memberikan denda kepada pengembang yang menyedot air tanah. Namun larangan tersebut diimbangi dengan siapnya penyediaan air dari PDAM setempat.

“Kami sudah berkontribusi melakukan dorongan perkembangan ekonomi di bidang properti, namun hal vital seperti air belum mendukung. Seharusnya maju bersama-sama dan jangan sampai ketinggalan dengan permintaan,” keluhnya. (ade)