Home > METRO BERITA > Pengusaha Muda Semarang Pamer Produk Kuliner di Wonderia

Pengusaha Muda Semarang Pamer Produk Kuliner di Wonderia

METROSEMARANG.COM – Puluhan jenis kuliner hasil produk olahan pengusaha muda diperkenalkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, melalui Festival Kuliner Semarang Pemuda Hebat, Sabtu-Minggu (26-27/11), yang berlangsung di Wonderia. Pemkot mengajak pemuda untuk menggeluti dunia bisnis salah satunya bisnis kuliner.

Kepala Disospora Kota Semarang, Gurun Risyadmoko meninjau stan peserta Festival Kuliner di Wonderia. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Kepala Disospora Kota Semarang, Gurun Risyadmoko meninjau stan peserta Festival Kuliner di Wonderia. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Karena itu kami membuat event Festival Kuliner Semarang Pemuda Hebat, wadah untuk mempromosikan produk kuliner yang diciptakan,’’ kata Kepala Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Disospora) Kota Semarang, Gurun Risyadmoko, yang membuka festival kuliner, Sabtu (26/11) malam.

Kegiatan ini termasuk salah satu arahan dari Presiden Jokowi tentang sentra pembinaan pemuda, dan di Kota Semarang sudah berjalan sejak 2 tahun lalu. Karena itu wisata kuliner di Semarang saat ini disebut semakin menggeliat.

Dijelaskan bahwa festival kuliner ini menjadi wujud karya nyata dari para pemuda yang sudah berkecimpung di dunia usaha. Sehingga Semarang tidak hanya terkenal dengan produk bandeng duri lunak dan lumpia tapi saat ini juga kuliner-kuliner lainnya.

Produk olahan kuliner dari para pengusaha muda yang telah dilatih dan dimodali pemkot mengikuti Festival Kuliner Semarang Pemuda Hebat, Sabtu-Minggu (26-27/11), di Wonderia. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Produk olahan kuliner dari para pengusaha muda yang telah dilatih dan dimodali pemkot mengikuti Festival Kuliner Semarang Pemuda Hebat, Sabtu-Minggu (26-27/11), di Wonderia. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Untuk kegiatan ini memang dikhususkan bagi pemuda-pemudi yang telah dilatih berwirausaha, diberikan bantuan modal dan ilmu berwirausaha oleh Pemkot. Harapannya dapat menjadi generasi mandiri yang mampu mewujudkan karya nyata melalui wirausaha mandiri.

‘’Selain itu, berharap festival kuliner semacam ini  bisa dikembangkan menjadi kampung kuliner di setiap kecamatan. Sehingga potensi kuliner masyarakat setempat dapat dipromosikan,’’ katanya.

Salah satu pengusaha muda yang membuat produk olahan ikan, Anugraha Kristono mengatakan, dirinya berhasil membuat karya empek-empek kapal selam dari bahan ikan.

Dia menyambut baik adanya festival kuliner ini dan berharap terus dilakukan untuk member kesempatan kepada pengusaha muda lainnya yang ingin memamerkan produk olahan kulinernya. (duh)

Tinggalkan Balasan