Home > METRO BERITA > Penjual Hio Mengais Rezeki saat Rayakan Imlek 2016

Penjual Hio Mengais Rezeki saat Rayakan Imlek 2016

Perajin hio di Semarang menangguk rezeki menjelang perayaan Imlek 2016. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Perajin hio di Semarang menangguk rezeki menjelang perayaan Imlek 2016. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Perayaan Tahun Baru Cina 2016 akan dimulai pada Kamis (4/2). Warga Tionghoa yang tinggal di Semarang kini seolah berlomba mengais rezeki di tengah kemeriahan acara tersebut.

Pantauan di sepanjang Jalan Wotgandul dan Gang Lombok, Semarang, Selasa (2/2), tampak deretan penjual pernak-pernik Imlek. Di lokasi tersebut, warga Tionghoa mulai menjajakan dagangan mereka mulai dari busana khas Tionghoa lengkap dengan topinya, replika barongsai dan liong hingga hio atau dupa Cina.

Heri Admaja seorang penjual hio berharap dapat menangguk rezeki tatkala puncak pergantian Tahun Baru Cina tiba pada 8 Februari nanti. Saat ini, ia tinggal menunggu pembeli mampir untuk memborong dagangannya.

“Tapi pesanan hio sekarang enggak seberapa ramai dibanding tahun lalu. Karena banyak barang impor. Paling banter kita jual 50 batang sehari,” akunya, kepada metrosemarang.com di rumah produksinya di Jalan Wotgandul.

Hio yang dijual oleh Heri dibuat oleh tangan-tangan terampil pegawainya sendiri. Biasanya, pelanggan datang memesan sendiri ukuran hio yang diinginkan. “Karena dibuat pakai tangan maka kami tak bisa menerima orderan yang banyak,” sambungnya.

Ia mengungkapkan pemesan hio kebanyakan dari pengelola klenteng, toko pernak-pernik Imlek dan wihara. “Kalau ada pesenan baru dibuatkan hio,” kata generasi kedua pembuat hio di kawasan Pecinan Semarang tersebut. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link