Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Penjualan Batu Akik di Semarang Stabil

Penjualan Batu Akik di Semarang Stabil

image
Lapak batu Akik Pak Taspintoyo di Pasar Kartini, foto : (Ilyasaditya / Metro )

SEMARANG – Pasca meningkatnya permintaan batu akik di wilayah Jakarta baru-baru ini, pasar batu akik di kota Semarang masih terpantau stabil, terlihat tanpa adanya jumlah peningkatan yang berarti.

Seperti komplek penjualan batu akik di wilayah Pasar Kartini Kota Semarang, meski tampak banyak konsumen yang berlalu-lalang di area tersebut, pedagang mengaku belum ada peningkatan jumlah penjualan batu akik secara drastis.

“Masih sama saja, rata-rata hanya 5-6 Batu Akik yang terjual tiap harinya, ” tutur Taspintoyo (58), salah seorang pedagang batu akik di Pasar Kartini, Senin (22/9) pagi.

Kendati demikian, warga Karangturi Semarang tersebut membenarkan tentang adanya peningkatan  permintaan jenis batu tertentu, seperti
Bacan, Giok Sumatra, dan Kecubung Kalimantan.

Ia menilai, peningkatan permintaan Batu tersebut bukan dipicu dari masyarakat kota Semarang, melainkan dari luar daerah seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.

“Mungkin mereka mencari di Semarang karena harga lebih murah,” tandasnya. (Yas)