Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Penjualan Grand Livina Anjlok, Ini Penyebabnya

Penjualan Grand Livina Anjlok, Ini Penyebabnya

METROSEMARANG.COM – Penjualan Nissan Grand Livina pada 2016 mengalami penurunan yang cukup drastis. Jika pada tahun lalu, mobil ini berkontribusi sekitar 70 persen dari total penjualan semua tipe, pada tahun ini penjualan mobil keluarga ini hanya menyentuh angka 45 persen.

Penjualan mobil Nissan di 2016 baru capai 53 persen. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penjualan mobil Nissan di 2016 baru capai 53 persen. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Kepala Cabang Nissan Puri Anjasmoro, I Gusti Ngurah Sebudi mengatakan, keadaan ini dipengaruhi oleh faktor lambatnya perekonomian yang terjadi sepanjang 2016. Selain itu, produk Nissan Grand Livina dianggap perlu inovasi atau model baru untuk menarik kembali minat konsumen.

Berbeda keadaannya dengan Nissan X Trail yang justru terdongkrak naik. Bahkan Kota Semarang menjadi penyumbang terbesar nasional penjualan mobil SUV ini hingga Oktober 2016.

“Di tiga diler Nissan di Kota Semarang, yakni Anjasmoro, Setiabudi dan Majapahit menyumbang penjualan Nissan X Trail hingga 130 unit,” kata dia, Senin (28/11).

Namun secara total, di Kota Semarang penjualan semua tipe mobil Nissan masih jauh dari target yang ditetapkan. Dia menyebutkan, dari 1.800 unit yang ditargetkan terjual, capaiannya baru 53 persen. (ade)

Tinggalkan Balasan