Home > METRO BERITA > Penting! Ini Pesan Kepala SAR Semarang buat Para Pendaki

Penting! Ini Pesan Kepala SAR Semarang buat Para Pendaki

Kepala Kantor SAR Semarang, Agus Haryono Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kepala Kantor SAR Semarang, Agus Haryono
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Hilangnya tujuh pendaki di Gunung Lawu beberapa waktu lalu membuat Kepala Kantor SAR Semarang, Agus Haryono merasa miris. Menurut Agus, banyak di antara pendaki yang meremehkan alam dan tidak membawa peralatan lengkap sebagai pendaki.

Terlebih lagi, pada saat ini merupakan musim liburan bagi para mahasiswa. Jumlah pendaki di beberapa gunung di Jawa Tengah biasanya akan meningkat, termasuk pendaki pemula yang minim pengalaman.

“Sekarang banyak pendaki baru yang terpengaruh film bahwa mendaki gunung adalah hal yang mengasyikan. Padahal, perubahan cuaca dan suhu di gunung sangatlah ekstrim, tidak semudah yang dibayangkan,” kata dia, Senin (3/8) di Kantor SAR Semarang.

Selain itu, hal yang sering terjadi adalah para pendaki pemula ini mengenakan pakaian yang tidak sesuai standar pendakian, seperti hanya menggunakan celana pendek atau celana jins dan tidak membawa jas hujan.

Dia menyebutkan, jas hujan merupakan barang wajib yang harus dibawa meski tidak musim hujan. “Justru suhu akan lebih dingin jika musim kemarau. Jadi jas hujan tetap harus dibawa untuk menghalau air maupun suhu dingin,” tambahnya.

Agus mengimbau agar para pendaki yang akan melakukan pendakian untuk izin terlebih dahulu kepada pengelola. Itu dilakukan agar tim SAR setempat bisa langsung mendata pendaki dan langsung bergerak jika terjadi masalah.

“Jika sudah telanjur tersesat, jangan pergi ke mana-mana. Usahakan tetap di tempat di mana Anda tersesat. Secara normatif, tim pencari akan melakukan pencarian di jalur pendakian terlebih dahulu. Semakin Anda bergerak, semakin sulit pula tim pencari akan menemukan Anda yang sedang tersesat,” pungkasnya. (ade)