Perbaikan Tuntas, BRT Koridor VI Kembali Melintas di Pawiyatan Luhur

METROSEMARANG.COM – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang koridor VI sudah kembali beroperasi melewati rute Jalan Pawiyatan Luhur pascadilakukan perbaikan jalan karena ambles. Jalan sudah diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang.

BRT Koridor VI bisa kembali melintas di Jalan Pawiyatan Luhur. Foto: metrosemarang.com/dok

Sebelumnya rute Trans Semarang koridor VI jurusan Undip Tembalang-Unnes Gunungpati terpaksa dialihkan karena kondisi ruas jalan yang rusak parah. Dari semula lewat rute Jatidiri, Unika, Akpelni sejak Jumat (16/2) terpaksa dialihkan ke Kariadi, Kaligarang, Sampangan.

Plt Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengatakan, saat ini rute koridor VI tersebut kembali normal. Trans Semarang telah kembali lewat Jalan Pawiyatan Luhur mulai sejak hari Jumat (9/3).

‘’Koridor VI yang melayani rute beberapa kampus ini baru dapat beroperasi setelah mendapat lampu hijau dari Dinas Pekerjaan umum, yang telah mengerjakan perbaikan jalan yang mengalami patahan,’’ jelasnya, Senin (12/3).

Ade Bhakti menuturkan, masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan umum Trans Semarang di wilayah Pawiyatan Luhur, kini sudah dapat menikmati kembali layanan trasnportasi milik pemerintah tersebut.

Selama pengalihan rute hampir 3 minggu, dia mengklaim tidak banyak masyarakat yang complain kepada manajemen BLU UPTD Trans Semarang. Hal itu karena sebelum perubahan rute pihaknya telah memasang pengumuman di setiap shelter.

Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminnudin sebelumnya mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan kajian untuk memperbaiki Jalan Pawiyatan Luhur. Rekomendasi dari para konsultan perbaikan jalan itu harus dilakukan dengan menggunakan pemasangan pondasi bore pile.

Tetapi, untuk pemasangan bore pile dengan kedalaman mencapai 100 meter lebih dihitunganggarannya diperkirakan mencapai sekitar Rp120 miliar. Pihaknya mengajukan bantuan Kementerian PUPR karen dana Pemkot Semarang tidak cukup.

Sambil meminta bantuan dari Pemerintah Pusat, pihaknya melakukan perbaikan sementara Jalan Pawiyatan Luhur dengan pengerukan jalan, penghamparan pasir batu dan pengaspalan. (duh)

You might also like

Comments are closed.