Home > METRO BERITA > Percepatan Pelaksanaan Smart City, 70 OPD Tanda Tangani MoU

Percepatan Pelaksanaan Smart City, 70 OPD Tanda Tangani MoU

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 70 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Semarang menandatangani kesepakatan percepatan pelaksanaan program smart city. Mereka diharuskan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara ringkas dan cepat menggunakan teknologi.

Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Pembangunan Semarang Smart City, Kamis (2/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

OPD yang melakukan penandatanganan mulai dari Kepala Dinas (Kadinas), Kepala Bagian (Kabag),hingga  Camat serta BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) di bawah koordinasi Pemkot Semarang. Bahkan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Sekda Adi Trihananto, dan Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. Mereka melakukan tanda tangan di hadapan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab wali kota mengatakan, penandatanganan ini bentuk pernyataan sikap bahwa semuanya siap memberikan pelayanan yang ringkas dan cepat kepada masyarakat, dengan berdasarkan pemanfaatan teknologi.

‘’Ini jangan seremonial belaka, jangan ABS Asal Bapak Senang. Melu tandatangan bar kuwi ora melakukan apapun. Kita telah tandatangan sepakat untuk bisa mengembangkan smart city di Kota Semarang, maka wajib untuk mampu menunjukkan percepatan pembangunan, sesuai kebutuhan masyarakat terhadap kota yang (pelayanannya) cepat dan ringkas,’’ kata Wali Kota Hendi dalam arahannya pada Bimbingan Teknis ke-4 Implementasi Gerakan Menuju 100 Smart City dan MoU OPD di Balai Kota, Kamis (2/11).

Ditegaskan, penandatanganan dan bintek ini sekaligus sebagai pertanggungjawaban kepada masyarakat. Karena Kota Semarang telah meluncurkan program smart city sejak tahun 2013 lalu. Bahkan menjadi pioner dalam ide dan pelaksanaan smart city bagi daerah-daerah lain. Maka, katanya, kini jadi tanggung jawab bersama mewujudkan komitmen melayani masyarakat dengan lebih baik dan cepat melalui aplikasi smart city tersebut.

“Sekarang tinggal bagaimana masing-masing OPD bisa mengimplementasikan dalam pelayanannya kepada masyarakat menjadi lebih baik dan lebih cepat. Saya harap tidak ada lagi jajaran OPD yang gagap teknologi, misalnya tidak bisa caranya buka WA (WhatsApp), Web atau teknologi lainnya,’’ katanya.

Ditambahkan, melalui bintek dengan nara sumber dari Kemenkominfo, diharapkan akan muncul dari jajaran OPD ide-ide yang segar. Sehingga program smart city ini benar-benar bisa dijalankan dengan maksimal.

Sementara itu, Pejabat Pendamping Bintek smart city dari Kemenkominfo, Adi Mulyanto mengungkapkan, pendampingan program smart city yang dilakukan Kemenkominfo ini adalah untuk mempercepat terwujudnya Semarang Kota Hebat.

“Kami ditugaskan Kementrian Kominfo mendampingi Pemkot Semarang untuk wujudkan masterplant smart city Kota Semarang. Yang akan kita gunakan bersama demi  mewujudkan Semarang Hebat,’’ ungkapnya.

Adi menambahkan, dengan rencana dan pelaksanaan yang smart diharapkan bisa lebih mempercepat Kota Semarang menjadi Kota Semarang yang hebat. “Bagi kami smart city adalah menyusun dan mewujudkan rencana dengan smart.  Sehingga terciptalah Kota Semarang Hebat. Saya menilai Kota Semarang sudah menuju kesana,’’ tandasnya. (duh)