Home > METRO BERITA > Perekrutan Atlet Porprov Diminta Lebih Selektif

Perekrutan Atlet Porprov Diminta Lebih Selektif

METROSEMARANG.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menginstruksikan agar masing-masing cabang olahraga (cabor) lebih selektif dalam perekrutan atlet yang disiapkan berlaga di kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018. Persyaratan administrasi atlet mutlak dipenuhi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Rakorsul KONI Kota Semarang di Hotel Noormans, Sabtu (17/6). Foto: metrosemarang.com

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum I KONI Semarang, Heru Supriyono di sela Rapat Koordinasi dan Konsultasi (Rakorsul) di Hotel Noormans, Sabtu (17/6). “Rakorsul ini untuk memantapkan manajemen cabor dalam rangka perekrutan atlet untuk mewujudkan target juara umum Porprov 2018,” katanya.

Organisasi menekankan pentingnya tertib administrasi atlet yang akan didaftarkan oleh cabor. “KONI Kota Semarang mengarahkan agar perekrutan atlet sesuai syarat administratif, termasuk di dalamnya usia maupun ijazah wajib diutamakan,” tandasnya.

Menurut dia, keabsahan atlet penting sebelum menengok mengenai kualitas yang dipunya untuk cabor di kontingen kota ini. ”Jangan sampai atlet yang dibawa memiliki prestasi yang bagus tapi administrasi tidak memenuhi. Ini akan jadi masalah saat hari H pelaksanaan Pra-Porprov,” tutur Heru.

Heru menambahkan, upaya tertib administrasi ini harus dimulai dari sekarang, meskipun belum ada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari KONI Jateng dan Pemprov Jateng terkait Porprov. “Jika menunggu persiapan bisa terhambat karena cabor harus memulai pemusatan latihan setelah menyeleksi atlet. Saya pikir soal syarat administrasi atlet tidak jauh berbeda dibanding di Banyumas empat tahun lalu,” tukasnya.

KONI Semarang menargetkan bisa meloloskan atlet sebanyak-banyaknya dalam even olahraga lima tahunan tersebut. Mulai 19 Juni ini tiap cabor juga diminta sudah mulai menggelar pemusatan latihan (TC).

Sebelumnya KONI Semarang juga sudah menyerahkan dana insentif untuk atlet dan pelatih senilai Rp 4,825 miliar. Sedangkan pemberian anggaran untuk TC kepada cabor juga akan dilakukan di pertengahan bulan ini. (twy)

 

Tinggalkan Balasan