Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Perjuangkan Makanan Lokal, Pewaris Lumpia Kini jadi Anggota Kadin Semarang

Perjuangkan Makanan Lokal, Pewaris Lumpia Kini jadi Anggota Kadin Semarang

METROSEMARANG.COM – Meliani Sugiarto, akhirnya bisa bernapas lega. Setelah puluhan tahun berkecimpung di dunia kuliner dengan mempertahankan lumpia sebagai kudapan khas Semarang, Meliani kini diangkat menjadi anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang selama lima tahun ke depan.

Foto: metrosemarang.com/istimewa

Bagi Meliani, ini merupakan wujud kerja kerasnya memperjuangkan citarasa lumpia agar tetap digandrungi oleh masyarakat Semarang.

Lumpia racikannya kini tak hanya satu rasa. Tetapi dengan mengusung brand Lumpia Delight, ia justru menciptakan lumpia kaya rasa yang mampu menggoyang lidah para penikmat kuliner yang mampir ke Ibukota Jateng tersebut.

Sabtu (17/12) kemarin, menurutnya jadi tonggak baru dalam perjalanan hidupnya karena Ketua Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, secara mengejutkan menariknya jadi Wakil Ketua Bidang Pangan dan Agrobisnis dalam struktur periode 2016-2021 mendatang.

“Ini merupakan tugas yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya, Senin (19/12).

Ia mengapresiasi atas jabatan barunya itu, mengingat sesuai tugas yang diberikan sebagai wakil ketua bidang pangan, maka ia menyadari bahwa Semarang bukan merupakan daerah penyangga kebutuhan sembilan bahan pokok.

Tapi, dirinya menegaskan, secara penuh akan meningkatkan perhatian lebih terhadap kebutuhan pangan yang ada di kota tersebut.

Karena itulah, ia ke depan bakal memfokuskan diri pada faktor keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan pangan dari daerah lain.

“Untuk kebutuhan di Semarang harus punya stok yang cukup jangan sampai terjadi kelangkaan atau kekosongan pangan yang memicu kenaikan harga,” ujarnya.

“Kesediaan stok pangan yang cukup pasti membuat harga kebutuhan pangan stabil dan tetap dijangkau masyarakat,” tambahnya.

Ia pun mengusung beberapa program yang bersinergi dengan Walikota Hendrar Prihadi. Kadin, diharapkan mampu berperan menjaga stabilitas upah minimum kaum pekerja dan dapat berperan efektif. (far)