Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Persekap vs PSIS: Pertaruhan Terakhir

Persekap vs PSIS: Pertaruhan Terakhir

METROSEMARANG.COM – PSIS dan Persekap Kota Pasuruan bakal terlibat duel ‘hidup mati’ di Stadion Untung Suropati, Minggu (6/11) besok. Kekalahan akan menjauhkan salah satu dari mereka dalam persaingan memerebutkan tiket babak 8 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

PSIS wajib mencuri poin di Pasuruan jika ingin lolos ke babak 8 besar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
PSIS wajib mencuri poin di Pasuruan jika ingin lolos ke babak 8 besar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

PSIS punya keharusan mengamankan poin dalam lawatan ke kandang Persekap di matchday 5 babak 16 besar Grup D. Jika sampai kalah, kans Mahesa Jenar yang kini baru mengumpulkan lima poin bakal makin menipis, sekalipun mereka bisa mengalahkan PSGC Ciamis di laga pamungkas.

Sementara, Persekap yang saat ini memuncaki Grup D dengan enam poin juga wajib mengamankan tiga angka. Seri apalagi kalah, akan membuat perjuangan mereka untuk lolos ke 8 besar semakin berat. Sebab di laga terakhir Laskar Suropati akan menantang tuan rumah PSPS Pekanbaru.

Skuat Mahesa Jenar pantas mewaspadai kebangkitan Persekap di babak 16 besar. Tim yang dinahkodai Aris Budi Prasetyo menyapu bersih dua laga kandang terakhir. Usai membungkam PSPS 3-2, mereka juga sukses menaklukkan PSGC dengan skor 1-0.

Di sisi lain, PSIS justru gagal meraup poin sempurna di dua laga terkini. Armada Eko Riyadi bahkan tak mampu menjebol gawang lawan. Masing-masing imbang di kandang PSGC dan menjamu PSPS dengan skor kacamata.

Catatan ini mengulang hasil negatif pada dua laga awal putaran grup. Setelah bermain imbang tanpa gol di markas Persipur Purwodadi, PSIS menuai hasil identik saat menjamu Persibat di pekan kedua.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho optimistis Fauzan Fajri cs mencuri poin di Stadion Untung Suropati. Meski diakui Persekap sangat tangguh di kandang, namun bukan berarti tak ada celah untuk dikalahkan.

“Tim sudah melakukan evaluasi dari hasil pertandingan terakhir lawan PSPS. Semoga para pemain bisa tampil maksimal karena pertandingan besok akan sangat menentukan langkah ke babak selanjutnya,” kata dia, Sabtu (5/11).

Rekor kandang Persekap sebenarnya juga kurang mulus. Bagus Tjahyono cs pernah dipermalukan Persewangi 1-3 dan imbang 1-1 saat menjamu Persekam Metro FC.

Tapi itu terjadi di fase penyisihan Grup 7. Selanjutnya Persekap tak terbendung dan memetik empat kemenangan di laga kandang berikutnya, termasuk dua kemenangan di babak 16 besar, dengan menghasilkan 10 gol dan kemasukan 6 gol.

Pelatih Eko Riyadi juga sudah mengantisipasi agresivitas Persekap. Dia menegaskan semua pemainnya dalam kondisi siap tempur. “Hanya Agung (Ahmad) yang pasti absen karena kartu merah dan saya sudah siapkan penggantinya. Persekap punya kolektivitas yang cukup bagus, jadi kami juga harus lebih sabar. Saya berharap anak-anak bisa bermain lepas,” tegasnya.

Pada pertemuan pertama di Semarang, 9 Oktober silam, PSIS sukses menjinakkan Persekap dengan skor 3-1. Dua gol Johan Yoga dan Safrudin Tahar hanya mampu dibalas boleh Bagus Tjahyono lewat eksekusi penalti.

Eko tak akan melakukan banyak perubahan di skuat utama. Kembalinya Feri Ariawan membuat M Yunus bakal menempati pos gelandang bertahan bersama Bayu Andra. Sedangkan kuartet bek kemungkinan akan diisi Safrudin Tahar, Rio Saputra, Fauzan Fajri dan Herry Susilo. (twy)

Prakiraan Pemain

Persekap 4-2-3-1: Arik Bachtiar–Bayu Handika, M Sulton, Bima Boy Asmara, Syukur Fisabillah; Amir Mahmud, David Nurcahya; Khoirul Anwar, Aisy Budi Pradana, Ali Khumaidi; Bagus Tjahyono

PSIS 4-2-3-1: Syaiful Amar–Herry Susilo, Rio Saputra, Fauzan Fajri, Safrudin Tahar; M Yunus, Bayu Andra; Dedi CP, Feri Ariawan, Hari Nur; Johan Yoga