Beranda METRO BERITA METRO SPORT Pertahanan PSIS Bikin Subangkit Galau

Pertahanan PSIS Bikin Subangkit Galau

BERBAGI

METROSEMARANG.COM – Jelang bergulirnya kompetisi pelatih Subangkit masih dipusingkan dengan lini belakang PSIS. Bukan karena buruknya performa Haudi Abdillah cs, juru taktik 58 tahun itu dibuat galau apakah akan memakai skema back four atau back three.

Subangkit masih mencari-cari skema terbaik untuk PSIS.

Dalam sejumlah laga ujicoba selama pramusim, PSIS biasa tampil dengan formasi 4-2-3-1 atau 3-4-3. Dua skema tersebut juga digunakan saat tim promosi ini berlaga di Piala Presiden.

Formasi empat bek semula menjadi pilihan pertama Subangkit. Namun, semenjak kekalahan kedua dari Arema FC di Magelang, mantan pembesut Sriwijaya FC itu mulai sering memakai tiga bek di belakang.

Dengan skema tiga bek, skuad Mahesa Jenar sukses meredam Bali United dan menang 1-0 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar. Namun, formasi tersebut gagal membendung Arema FC pada matchday 2 Piala Presiden yang berujung dengan kekalahan 1-3.

Saat menjamu Persiba Balikpapan, akhir pekan kemarin, Subangkit mencoba dua formasi berbeda di tiap babak. Formasi 3-4-3 ditampilkan di paruh pertama dan setelah jeda berganti menjadi 4-2-3-1.

Meski mampu menghasilkan gol dalam dua formasi berbeda, PSIS lebih banyak memproduksi peluang di babak kedua saat mereka tampil dengan formasi 4-2-3-1. Tapi, dua stopper Fauzan Fajri dan Petar Planic kerap dibuat kalang kabut saat lawan melakukan counter attack.

Di satu sisi, formasi back three justru lebih menjanjikan kestabilan dalam bertahan. “Saya masih berpikir apakah memakai back three atau back four. Dengan back three kami memang sedikit lebih aman,” beber Subangkit.

Formasi back three juga sangat efektif saat melakukan counter attack. Hanya saja, skema ini cenderung lebih pasif. “Ketika pakai back four, penguasaan bola lebih bagus, sehingga peluang yang dihasilkan juga lebih banyak. Tapi, dengan dua bek tengah juga masih rawan kecolongan jika lawan melakukan umpan terobosan,” kata Subangkit.

“Yang paling penting bagaimana pemain bisa memahami taktik. Terutama pemain-pemain pelapis. Mereka juga harus lebih percaya diri ketika diberi kesempatan tampil,” tandasnya.

Setelah meladeni Persiba Balikpapan, selanjutnya armada racikan Subangkit akan ditantang tim Liga 2 lainnya, Persis Solo. Pertandingan tersebut bakal digelar di Stadion Manahan Solo pada Sabtu (17/2). (twy)

BERBAGI