Pertama di Semarang, Perayaan Imlek dengan Gelar Tok Panjang

Gelaran Tok Panjang menandai pembukaan Pasar Imlek Semawis 2016, Kamis (4/2) malam. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Gelaran Tok Panjang menandai pembukaan Pasar Imlek Semawis 2016, Kamis (4/2) malam. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Pasar Imlek Semawis (PIS) 2016 dibuka dengan seremoni Gelar Tok Panjang di sepanjang Jalan Wot Gandul, Pecinan Kota Semarang dengan membunyikan kerek bersama-sama oleh Gubernur Ganjar Pranowo, Ketua Komunitas Pecinan untuk Semarang Pariwisata (Kopisemawis), Haryanto Halim dan undangan lainnya pada Kamis (4/2) malam.

Menurut Haryanto, perayaan PIS yang ke-13 kali ini adalah perayaan pertama kali yang menggunakan konsep Tok Panjang. “Tok berarti meja. Kami harap dengan ini bisa menjamu tamu bersama para pemimpinnya,” kata dia dalam sambutannya. Dia mengatakan, dalam Tok Panjang ini disuguhkan makanan khas Pecinan yaitu Ayam Garam.

Sementara itu, Gubernur Ganjar mengatakan turut berbahagia dengan momen perayaan Imlek tahun 2563. Menurutnya, ini merupakan cerminan kebhinekaan dan guyub antar kalangan masyarakat Kota Semarang.

Dia meminta, di tahun baru Imlek kali ini, perekonomian akan membaik. “Beberapa investor sudah mendatangi saya. Perizinannya jangan kenceng-kenceng, biar ekonomi berjalan di kota ini. Pengusaha juga jangan kenceng-kenceng, agak dibikin kendo usahanya,” pesan Ganjar kepada pejabat dan pengusaha yang hadir. (ade)

You might also like

Comments are closed.