Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Pertumbuhan Aset BPR di Jateng Capai Rp 26,2 Triliun

Pertumbuhan Aset BPR di Jateng Capai Rp 26,2 Triliun

METROSEMARANG.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY menyatakan pangsa pasar Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Jawa Tengah cukup besar. Hingga Triwulan I-2017, jumlah BPR di Jawa Tengah mencapai 253 sedangkan BPR Syariah (BPRS) sebanyak 26.

Foto: istimewa

Dari sisi pertumbuhan kinerja keuangan secara year on year, aset BPR/S tumbuh sebesar 12,14 persen atau mencapai Rp 26,2 triliun, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 11,81 persen atau mencapai Rp 19,6 triliun, dan kredit tumbuh sebesar 13,73 persen atau mencapai Rp 20 triliun.

Menurut Deputi Direktur Pengawasan LJK 1, Kantor Regional 3, I Ketut Suena, jika dibandingkan dengan provinsi lain kinerja BPR di Jateng relatif lebih baik. “Jika dibandingkan dengan Jawa Barat yang jumlah BPR-nya lebih banyak yaitu 287 BPR dan 29 BPRS dan Jawa Timur dengan jumlah 322 BPR dan 28 BPRS, kinerja BPR/S Jateng masih lebih baik,” katanya, Jumat (12/5).

Dibandingkan dengan pertumbuhan BPR/S secara nasional, Jawa Tengah unggul pada sisi pertumbuhan aset dan kredit. Secara nasional, pertumbuhan BPR/S aset tumbuh 11,4 persen, dana pihak ketiga tumbuh 11,9 persen, dan kredit tumbuh 11,8 persen.

Dengan hasil kinerja tersebut, aset BPR/S Jateng memiliki pangsa pasar 21 persen dari total aset BPR/S nasional yang mencapai Rp 124,2 triliun, pangsa pasar dana pihak ketiga mencapai 23,5 persen dari total DPK nasional yang mencapai Rp 83,2 triliun, dan pangsa pasar kredit sebesar 22 persen dari total nasional Rp 91,2 triliun. (ade)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link