Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Perusahaan Lakukan Diskriminasi saat Merekrut Kaum Difabel

Perusahaan Lakukan Diskriminasi saat Merekrut Kaum Difabel

METROSEMARANG.COM – Sejumlah perusahaan di Jawa Tengah kedapatan melakukan tindakan diskriminasi tatkala berusaha merekrut tenaga kerja dari kalangan penyandang disabilitas. Temuan tersebut didapatkan oleh perusahaan penyalur tenaga kerja berkebutuhan khusus, Kerjabilitas.com, ketika melakukan survei bulanan.

difabel-semarang
Penyandang disabilitas masih mendapat perlakuan diskriminasi dari sejumlah perusahaan. Foto: dok

Anggraeni, Program Officer Kerjabilitas.com bahkan tak segan menyebut bahwa masih banyak pabrikan besar yang menolak mempekerjakan kaum disabilitas.

“Sejak dilaunching, kita baru bisa menyalurkan 7.000 tenaga kerja berkebutuhan khusus. Masih sangat sedikit karena kita punya banyak sekali hambatan, mulai belum siapnya akses manajerial dan infrastruktur perusahaannya lalu masih ada lainnya lagi,” cetusnya, Kamis (13/4).

Karena itulah, ia menduga perusahaan enggan memakai jasa disabilitas lantaran belum punya pemahaman soal cara merekrut mereka. Pemilik perusahaan, menurutnya juga terang-terangan pilih kasih. Mereka sengaja membatasi usia pelamar dari disabilitas maksimal 25 tahun.

Tak ayal, dari 30 perusahaan yang ia survei tiap bulannya, hanya tiga pabrik yang mau membuka diri. “Itupun masih banyak syarat yang harus dipenuhi,” jelasnyam

Ia mengatakan sebenarnya kalau dilihat potensi keahlian yang dimiliki para disabilitaa jauh lebih besar ketimbang orang normal. Tiap difabel pasti mendapat anugerah dari Tuhan lebih dari dua keterampilan yang dapat dipakai di dunia usaha.

“Ketika disabilitas bisa menjahit tapi bisa juga mengolah administrasi keuangan. Makanya, kita mendorong pabrik-pabrik agar mau memakai jasa mereka. Toh kemampuan mereka dobel,” katanya lagi.

Ia meminta kepada Pemkot Semarang untuk memaksimalkan peran UU Nomor 8 2016 tentang keterlibatan disabilitas di dunia usaha sehingga mampu menajamkan aturan ke tiap perusahaan.

Sebab, Kerjabilitas.com yang berpartisipasi dalam bursa lowongan kerja di Rimba Graha Jalan Pahlawan, hanya diberi kuota 15 lowongan kerja khusus disabilitas. Jumlahnya sangat sedikit bila total lowongan yang tersedia mencapai 40 lebih.

Pada bursa lowongan kerja kali ini juga dihadiri penyandang disabilitas dari seantero daerah Jawa Tengah mulai Kabupaten Kendal, Salatiga, Wonosobo dan daerah lainnya. Lowongan yang diincar kebanyakan dari perbankan dan BUMN.

“Yang diminati call center. Bahkan, BRI dan Bank Mandiri juga tertarik kepada kami,” akunya.

Kerjabilitas.com tak memungut biaya sepersenpun dari jasa penyalur tenaga kerja. Mereka hanya memasang tarif konsultasi untuk kebutuhan data spesifikasi penempatan disabilitas. “Itu ada cost-nya sendiri yang dibebankan ke perusahaannya,” jelasnya.

Noviana Dibyantari, Ketua Komunitas Sahabat Difabel Semarang, cukup senang melihat BUMN sudah membuka diri untuk menerima kaum disabilitas jadi pekerja kantoran. “Ini jadi pijakan yang bagus bagi para disabilitas pada masa mendatang,” tutupnya. (far)