Petani yang Hilang di Sungai Sipon Ditemukan Tak Bernyawa

METROSEMARANG.COM – Ali Musyafak, seorang pria berusia 37 tahun, warga Desa Sari Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai pada Jumat (10/2) pukul 10.00 WIB kemarin, akhirnya ditemukan meninggal dunia di dekat desanya.

Proses pencarian tubuh petani yang hanyut di Sungai Sipon. Foto: istimewa 

Condro, seorang personel Pos Basarnas Jepara mengatakan Ali sebelum nya terseret arus saat memanggulkarung padi sembari menyeberangi Sungai Gajah atau Sungai Sipon.

“Dia nyeberang sama rekannya membawa hasil panen padi yang dibungkus karung. Lalu menyeberang sungai dengan berenang. Karena arus sungai deras, korban diperkirakan hanyut,” ungkap Condro saat menemukan tubuh korban, Minggu (12/2).

Setelah mendapat laporan warga, tim penyelamat gabungan langsung terjun mencari di titik yang telah ditentukan. Dua hari upaya pencarian di bibir sungai akhirnya membuahkan hasil. Ali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ia pun mengaku kendala terberat saat menyusuri sungai yakni harus berjibaku dengan curah hujan yang deras ditambah debit air yang terus meninggi, dengan arus yang kuat.

Selain penyisiran, penyelaman juga dilakukan. Saat penyelaman hanya ditemukan hasil padi yang ikut hanyut terbawa arus.

“Korban baru ditemukan di sekitar lokasi kejadian pada 11 Februari kemarin pukul 23.00 WIB. Kemudian dibawa ke rumah duka. Rencana dimakamkan pagi ini pukul 09.00 WIB,” tuturnya. (far)