Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > PHRI Protes Efisiensi Anggaran yang Dilakukan Ganjar

PHRI Protes Efisiensi Anggaran yang Dilakukan Ganjar

METROSEMARANG.COM – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Tengah memprotes kebijakan Gubernur Ganjar Pranowo yang meminta kepada semua dinas melakukan pemangkasan anggaran kerja.

Wakil Ketua PHRI Jateng, Benk Mintosih (batik hijau) bersama karyawan dan tamu Star Hotel mengikuti gerakan flash mob Joged Semarangan, Jumat (1/4). Foto: metrosemarang.com/dok
Wakil Ketua PHRI Jateng, Benk Mintosih (batik hijau) bersama karyawan dan tamu Star Hotel mengikuti gerakan flash mob Joged Semarangan, Jumat (1/4). Foto: metrosemarang.com/dok

Menurut organisasi hotel tersebut, kebijakan dari Gubernur Ganjar justru menyulitkan para pengusaha dalam menjaring tamu dari kalangan birokrat pemerintahan (goverment).

“Kalau di Jateng, kebijakan itu mulai terasa pada beberapa grup tamu birokrat sudah cancel (pemesanan kamar),” kata Benk Mintosih, Wakil Ketua PHRI Jateng, saat dikontak Kamis (13/10).

Benk bilang hotel-hotel kini seakan dibuat mati kutu akibat kebijakan itu. Terlebih lagi, banyak operasional hotel yang ditopang dari pendapatan sewa meeting room tiap hari.

“Padahal sebelumnya kita sangat terbantu dengan subsidi tamu MICE (meeting, incentive, convention and exhibitio) kurang lebih 20-25 persen. Sehingga, kalau kita sekarang mau enggak mau harus cari segmen lain diluar itu,” ungkap Benk.

Ia yang selama ini mengelola Star Hotel pun dibuat kelimpungan pasca efisiensi anggaran diberlakukan. Tamu MICE miliknya kini berkurang hingga 15 persen dari kondisi normal.

Di bulan Oktober saja, menurutnya pihak Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terpaksa membatalkan kegiatannya di Star Hotel.

Rentetan pembatalan pemesanan kamar ini ditengarai bakal berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Sedangkan tamu-tamu birokrat dari Semarang kini juga sudah membatalkan pesanan.

“Mereka batal pesan di Star dan tiga hotel lainnya sekaligus,” tutupnya. (far)