Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > PIP Semarang Siapkan Rp 21 Miliar untuk Latih Warga Miskin jadi Pelaut

PIP Semarang Siapkan Rp 21 Miliar untuk Latih Warga Miskin jadi Pelaut

METROSEMARANG.COM – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang segera launching Program Pemberdayaan Masyarakat untuk Pelatihan Kompetensi Dasar Kelautan. Program yang juga merupakan salah satu program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat kurang mampu tersebut rencananya akan dilaunching pada 12 Januari mendatang.

Capt Wisnu Handoko

Capt. Wisnu Handoko, Direktur PIP Semarang mengatakan, pihaknya mendapatkan target peserta hingga 6.150 untuk mengikuti program pengembangan masyarakat kurang mampu di lingkup Jawa Tengah-DIY.

Ia mengaku akan lebih fokus pada pelaksanaan diklat-diklat yang sifatnya advokatif agar bisa memberi peluang bagi masyarakat kurang mampu terutama di bidang maritim. “Ini juga program Pak Jokowi, terlebih lagi maritim ini memiliki potensi dan pekuang besar,” katanya, Senin (9/1) pagi.

Pelaksanaan program itu akan dilakukan mulai Januari sampai November. Untuk melaksanakan program dengan anggaran sebesar Rp 21,5 miliar ini PIP Semarang akan bekerja sama dengan Undip dan UGM dalam proses rekruitmen peserta pelatihan.

“Kita dibantu dalam hal rekruitmenya, karena lingkupnya luas dengan target sebegitu besarnya. Saat ini proses rekruitmen sudah berlangsung,” imbuhnya.

Syarat peserta pelatihan cukup mudah yakni pendidikan terakhir setingkat SMP dengan usia maksimal 30 tahun. Target peserta pelatihan diharapkan warga kurang mampu seperti tukang becak atau tukang ojek.

Alumni peserta pelatihan nantinya memiliki kesempatan bekerja di kapal sebagai kelasi, yang meskipun merupakan level paling bawah namun gajinya jauh di atas gaji yang bisa mereka dapat di darat. Peserta pelatihan akan dibagi dalam beberapa gelombang hingga November mendatang. Sementara tiap gelombang akan memakan 14 hari waktu pelatihan.

“Ada tiga pelatihan yang akan kita berikan, basic safety training, security awareness training, dan advance fire fighting training,” ujarnya.

Ketiga latihan itu merupakan latihan dasar yang harus dimiliki oleh pekerja kapal. Selain mendapatkan fasilitas berupa modul pembelajaran dan asuransj, peserta pelatihan juga akan dibuatkan buku pelaut sebagai bukti kompetensi mereka.

Pelatihan gelombang pertama akan dimulai pada 16 Januari mendatang di PIP Semarang. Pelaksanaan pelatihan akan dilakukan berurutan pada tiap gelombang. (vit)

Tinggalkan Balasan