Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Polda Jateng Tetapkan Satu Tersangka Perusakan Patung di Gereja Klaten

Polda Jateng Tetapkan Satu Tersangka Perusakan Patung di Gereja Klaten

METROSEMARANG.COM – Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil mengungkap motif perusakan Patung Yesus dan Bunda Maria di Gereja Santo Yusuf Pekerja, Dukuh Minggiran, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono memeriksa patung yang dirusak. Foto: dok Polda Jateng
Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono memeriksa patung yang dirusak. Foto: dok Polda Jateng

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Jawa Tengah menetapkan tersangka yakni Ignatius Rendi Relianto alias Palo (21) warga Dukuh Bakung, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Tersangka tidak lain adalah anak koster gereja.

Direktur Reskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Gagas Nugraha mengatakan, penetapan tersangka berdasarkan bukti dan keterangan saksi. Hal itu diperkuat dengan pengakuan tersangka atas perbuatannya.

“Penetapan tersangka didasarkan bukti-bukti kuat. Selain itu, tersangka juga mengakui perbuatannya,” katanya, Kamis (25/8).

Ia menambahkan, perbuatan tersebut dilakukan seorang diri. Setelah melakukan perusakan, ia kemudian membuang patung tersebut ke sungai dengan maksud menghanyutkannya. Sayang, patung tersebut ternyata tersangkut di sungai dan tak sampai hanyut. “Motif perusakannya karena sakit hati,” katanya.

Sebelumnya, kasus perusakan patung gereja tersebut terjadi pada Selasa (9/8) sekitar pukul 13.40. Pelaku sakit hati kepada ibunya, karena merasa kesal dalam kondisi tidak fit, masih diperintah membersihkan kompleks gereja yang cukup luas.

Tersangka dijerat Pasal 406 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. Tapi tersangka tidak ditahan, hanya dikenai wajib lapor. (din)