Home > METRO BERITA > Polder Banger akan Gunakan Teknologi Polder Belanda

Polder Banger akan Gunakan Teknologi Polder Belanda

METROSEMARANG.COM – Proyek Sistem Polder Banger sedang dalam proses penyelesaian tim penanggulangan rob dan banjir dari Belanda. Project Coordinator Dewan Air Belanda, Mr Helmer menemui Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang didampingi Sekda Kota Semarang, Adi Trihananto beserta Plt Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumberdaya Mineral (PSDA dan ESDM), Ayu Entys, di ruang rapat kantor Sekda Kota Semarang untuk membicarakan progres proyek tesebut.

Perwakilan dari Belanda menunjukkan skema Sistem Polder Banger di Ruang Rapat Sekda Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Perwakilan dari Belanda menunjukkan skema Sistem Polder Banger di Ruang Rapat Sekda Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Sistem Polder Banger akan menggunakan sistem polder penanggulangan banjir dan rob yang mirip seperti yang diterapkan di Belanda. Semarang dinilai sudah punya sistem drainase polder sejak zaman Belanda namun sayangnya kurang perawatan. Mereka mengatakan pembangunan sistem polder ini akan rampung tahun depan.

“Hasil konvensi di Tokyo dipilih Kota Semarang. Kemudian hasil penelitian dari universitas Belanda dan Indonesia, Polder Banger dipilih karena sistemnya sudah siap dan ada 85 ribu warga di sekitar polder yang terkena rob dan banjir,” ujar Helmer, Selasa (26/4).

Hendi mengatakan jika kawasan sekitar Polder Banger terbebas dari rob dan banjir, pihaknya akan melakukan perbaikan infrastruktur. “Kawasan digunakan permukiman dan perniagaan. Jalan yang selama ini rusak akan kami perbaiki,” ujarnya.

Dengan berfungsi maksimalnya Polder Banger ini nanti, diharapkan selain mampu menghalau banjir dan rob, sistem ini akan mampu mengembalikan geliat perekonomian yang ada di sana. “Selama ini banyak industri yang meninggalkan lokasi tersebut karena rob dan banjir. Jika daerah tersebut nantinya bebas banjir, tentu saja industri akan hidup kembali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ade)