Home > METRO BERITA > Polemik Pasar Kanjengan, Pemkot akan Ajukan PK Kedua

Polemik Pasar Kanjengan, Pemkot akan Ajukan PK Kedua

METROSEMARANG.COM – Polemik Pasar Kanjengan Kota Semarang hingga kini masih belum tuntas. Baik masalah gedung A, B, E, F terkait kepemilikan sertifikat maupun gedung blok C dan D milik PT Pagar Gunung Kencana (PGK) yang belum dieksekusi.

Kebakaran Pasar Kanjengan, Juni 2016 silam. Foto: metrosemarang.com/dok
Kebakaran Pasar Kanjengan, Juni 2016 silam. Foto: metrosemarang.com/dok

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Bagian Hukum telah menyusun data untuk pengajuan Peninjauan Kembali (PK) kedua. Karena dalam PK sebelumnya pada perkara Nomer 193 Tahun 2010, terkait penguasaan lahan gedung A, B, E, F pemkot dinyatakan kalah.

‘’Kita tidak akan munculkan bukti baru (untuk pengajuan PK kedua, red), karena ada perbedaan putusan perdata dan PTUN,’’ kata Kasubag HukumSetda Kota Semarang, Adie Siswoyo, Rabu (2/11).

Adie menjelaskan, dalam putusan PTUN Nomer 58 Tahun 2006 menyatakan tanah gedung A, B, E, F milik pemkot. Di putusan perdata perka Nomor 139 Tahun 2008 juga dinyatakan tanah milik pemkot. Tapi kemudian di putusan perdata Nomor 193 Tahun 2010 tanah dianggap milik pedagang. “Jadi ada satu yang berbeda di dua putusan yang berkekuatan hukum tetap,” jelasnya.

Sementara Kabag Hukum Setda Kota Semarang Abdul Haris mengatakan, akan meminta bantuan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mencari bukti baru untuk pengajuan PK kedua. ’’Pemkot masih mengusahakan, mencari bukti bukti baru kepada BPN,’’ katanya. (duh)