Home > METRO BERITA > Polisi Belum Temukan Peredaran e-KTP Palsu di Semarang

Polisi Belum Temukan Peredaran e-KTP Palsu di Semarang

Kapolrestabes Kombes Djihartono. Foto Metrosemarang
Kapolrestabes Kombes Djihartono. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Kepolisian akan bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menuntaskan kasus dugaan pemalsuan KTP elektronik (e-KTP). Namun, sejauh ini belum ada laporan kasus tersebut yang masuk di Polrestabes Semarang.

Kepala Polrestabes Semarang Kombes Djihartono belum bisa memastikan terkait kasus yang dilontarkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam rapat Kabinet bersama Presiden Jokowi bebarapa waktu lalu. Menurutnya, sampai hari ini (4/12) belum ada laporan resmi terkait dugaan pemalsuan e-KTP dan blanko e-KTP.

“Sampai pagi tadi  saya belum menerima laporan itu. Besok coba saya cek. Ini saya masih di Akpol,” kata Djihartono yang masih mengikuti pertemuan dengan Kepala Satuan Wilayah se-Indonesia di Akpol.

Dalam kasus-kasus sebelumnya, KTP palsu banyak dipakai untuk kasus kejahatan membuka akun di Perbankan. Namun, pemalsuan itu hanya terjadi pada KTP model lama.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyerahkan kepada Kepolisian untuk mengusut kasus dugaan pemalsuan e-KTP. Menurutnya, kesemrawutan proyek e-KTP berpotensi menghilangkan hak politik warga negara.

“Semoga, awal tahun 2015 tidak ada lagi masalah terkait e-KTP agar data kependudukan tertata rapi. Sehingga data warga negara Indonesia yang usianya di atas 17 tahun bisa terdata agar bisa menggunakan hak politik atau hak pilihnya dengan baik,” kata Tjahjo.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  sempat menggeledah PT Trisakti Mustika Graphika di Jalan Prof Dr Hamka Nomor 9, Jrakah, Ngaliyan, Kota Semarang pada pertengahan tahun kemarin. Perusahaan percetakan tersebut diduga terlibat proyek cetak e-KTP yang bermasalah itu. (yas)