Beranda METRO BERITA Polisi Dalami Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah BRI

Polisi Dalami Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah BRI

BERBAGI
Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Polrestabes Semarang mulai bergerak untuk menelusuri kasus dugaan pembobolan rekening nasabah BRI, yang menimpa Zuhdi (53) warga Asrama Polisi (Aspol) Kalisari Blok XI No 13 Semarang. Kasus ini diduga melibatkan orang dalam di bank tersebut.

“Setiap pelaporan tindak pidana yang masuk pasti akan kami tindak lanjuti. Ini masih proses penyelidikan,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto, Kamis (12/2).

Menurut dia, kendati nilai kerugian korban hanya Rp 550 ribu, aksi pembobolan tersebut diduga melibatkan petugas teller bernomor ID 0040954. Tentunya hal ini akan membahayakan para nasabah lain.

Dalam hal ini, pihaknya mengaku sudah menerima laporan bernomor LP/B/144/II/2015/Jtg/Restabes tersebut.  Hingga saat ini, pihaknya juga masih memelajari keterangan dan bukti-bukti awal untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara, uang yang dibobol pelaku adalah uang gaji milik nasabah yang berprofesi sebagai anggota polisi. Meski demikian, menurut Sugiarto, bukan persoalan korban anggota polisi, setiap laporan masyarakat tentunya akan  ditindaklanjuti. “Apapun profesinya, setiap laporan masyarakat tentu akan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui Rabu 4 Februari 2015 lalu, sekitar pukul 18.45, korban Zuhdi mendapati uang dalam rekening BRI nomor 0083-01-055135-50-1 miliknya berkurang Rp 550 ribu. Korban pun mengkonfirmasi dalam pihak Bank BRI Cabang Jalan Patimura Semarang.

Ia kemudian diberi print out transaksi, diketahui bahwa telah terjadi proses transfer ke sebuah rekening atas nama Desi Asikasari, melalui teller bernomor ID0040954. Pihak Bank BRI juga sempat menjelaskan kepada korban, bahwa nomor ID tersebut milik BRI Cabang Langkat Sumatera. (yas)

 

 

activate javascript