Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Polisi Dilarang Ikut Copoti Atribut Kampanye Pilkada

Polisi Dilarang Ikut Copoti Atribut Kampanye Pilkada

METROSEMARANG.COM – Dalam pengamanan Pilkada yang dilaksanakan 2017 mendatang, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono melarang anggotanya untuk ikut mencopot atribut kampanye para kontestan. Dia menugaskan anggotanya hanya ikut mengamankan dan mendampingi Satpol PP yang memang ditugaskan untuk menertibkan atribut kampanye yang melanggar aturan.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono (tengah) dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro, ‎Mayor Jenderal TNI Jaswandi (kanan). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono (tengah) dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro, ‎Mayor Jenderal TNI Jaswandi (kanan). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Syukur-syukur jika TNI dan Polri bisa meyakinkan para kontestan Pilkada untuk tertib mencopot atribut mereka sendiri jika dirasa tidak sesuai aturan,” kata dia dalam rapat koordinasi TNI dan Polri se-Jateng DIY di Makodam Diponegoro, Jumat (28/10).

Selain itu, dia juga mengimbau kepada para calon untuk sportif dalam Pilkada. Para calon dilarang menyebarkan isu SARA yang tidak benar dan berujung ke fitnah dalam kampanye terbuka maupun di media sosial.

Sementara itu, Panglima Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro, ‎Mayor Jenderal TNI Jaswandi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama Pilkada dari Presiden RI, Joko Widodo. Pihaknya akan secara maksimal mengamankan Pilkada lewat Babinsa setempat.

“Babinsa dan Kelurahan adalah ujung tombak pengamanan Pilkada. Kami harap Pilkada 2017 akan berjalan secara lancar dan aman,” katanya. (ade)