Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Promosi ke Liga 1, PSIS akan Dibuatkan Lapangan Sintetis

Promosi ke Liga 1, PSIS akan Dibuatkan Lapangan Sintetis

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Hendrar Prihadi berjanji akan membuatkan lapangan sintentis untuk fasilitas latihan PSIS setelah Tim Ibukota Jateng memastikan berlaga di Liga 1 musim depan. Stadion Citarum menjadi salah satu opsi selain Lapangan Sidodadi.

CEO PSIS Yoyok Sukawi dan Direktur Utama Kairul Anwar mengangkat trofi Fair Play di Balai Kota Semarang, Kamis (30/11). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Jajaran manajemen, ofisial dan pemain PSIS yang baru saja merebut juara ketiga Liga 2, diterima Wali Kota Semarang di ruang kerjanya, Kamis (30/11) pagi. Mereka terlebih dulu diarak menggunakan bus wisata double decker setelah tiba di Terminal Mangkang.

“Kami pernah datang ke sini (Balai Kota) untuk meminta doa dan dukungan Bapak Wali Kota. Sekarang kami sudah penuhi target, PSIS lolos ke Liga 1,” kata Direktur Utama PSIS, Kairul Anwar di hadapan Hendrar Prihadi.

Pria yang juga seorang pengacara itu menyampaikan bahwa PSIS membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk berkompetisi di kasta tertinggi. Termasuk dukungan pemerintah daerah.

Hendi, sapaan karib Hendrar Prihadi dan jajarannya berjanji bakal membuka diri demi kesuksesan tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar. “Tantangan di Liga 1 akan semakin berat. Jangan sungkan untuk menyampaikan kepada kami jika PSIS membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Dukungan orang nomor satu di Semarang tersebut sudah dibuktikan dengan memfasilitasi armada bus untuk mengangkut suporter PSIS yang akan menyaksikan timnya berlaga di babak 8 besar hingga semifinal di Bandung. Hendi pun akan segera merealisasikan janjinya untuk menyediakan bus operasional tim.

Pada kesempatan yang sama, CEO PSIS Yoyok Sukawi meminta wali kota agar bersedia membantu memberikan fasilitas lapangan yang memadai sebagai tempat latihan Haudi Abdillah dkk. Dia mengusulkan agar pemkot membuatkan lapangan sintentis seperti di Bandung.

“Selama di Bandung, kami berlatih di Lapangan Lodaya yang terbuat dari rumput sintentis. Kalau memang memungkinkan, Stadion Citarum bisa dibuat seperti itu, sehingga PSIS nantinya memiliki tempat latihan yang memadai,” papar Yoyok.

Pemain PSIS saat berlatih di Lapangan Lodaya Bandung, beberapa waktu lalu. Pemkot Semarang mewacanakan membuat lapangan sintetis untuk latihan PSIS. Foto: metrosemarang.com

Usulan tersebut mendapat respons positif dari Hendi yang langsung memerintahkan Kepala DTKP Agus Riyanto untuk melakukan kajian lebih lanjut. “Kami sudah ada wacana merenovasi Stadion Citarum. Kami akan lakukan kajian lagi,” kata Agus.

Wali Kota juga mengaku bangga dengan pencapaian PSIS menapak ke Liga 1 dan menjadi satu-satunya tim asal Jawa Tengah di kompetisi kasta tertinggi. Hendi pun memberikan bonus sebesar Rp 225 juta sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras armada Subangkit.

Skuad Mahesa Jenar memastikan promosi ke Liga 1 setelah pada laga perebutan peringkat tiga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (28/11), mengalahkan Martapura FC dengan skor 6-4 melalui babak extra time. Sukses itu semakin lengkap setelah PSIS juga meraih Fair Play Trophy dan mengantongi hadiah Rp 400 juta. (twy)