Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Prudential Tambah Produk Asuransi Penyakit Kritis

Prudential Tambah Produk Asuransi Penyakit Kritis

METROSEMARANG.COM – Prudential Indonesia sebagai perusahaan asuransi kesehatan mulai hari ini, Senin (28/11) memperkenalkan produk teranyar mereka, PRUcrisis Cover Benefit Plus 61, agar dapat melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan stadium kritis.

Launching Prudential Procrisis Cover Benefit Plus 61, Senin (28/11). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Launching Prudential PRUcrisis Cover Benefit Plus 61, Senin (28/11). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Rinaldi Mudahar, Presiden Direktur Prudential Indonesia menyatakan terdapat tiga pasien kritis yang bisa mendapatkan layanan tersebut. “Ketiganya yaitu stroke, kanker dan jantung,” katanya saat bertatap muka dengan awak media di Jalan Pandanaran Semarang.

Ia menuturkan sampai kuartal I 2016,  jumlah klaim untuk penyakit kritis yang telah ditangani perusahaanya naik 18 persen, sementara nilai klaimnya juga beranjak naik hingga 54 persen. Progres ini tentunya sangat menggembirakan perusahaannya bila dibanding tahun lalu pada periode yang sama.

Ia menargetkan adanya produk teranyar PRUcrisis, maka diharapkan mampu memacu pendapatan perusahaannya pada tahun depan. Menurutnya total klaim asuransi perusahaannya hingga Juni tahun ini telah mencapai Rp 6,2 triliun.

Tak hanya itu saja, katanya, Prudential juga telah menyalurkan dana mencapai Rp 56,1 triliun kepada para kliennya. Atas pencapaian tersebut, Prudential pada kuartal II 2016 meraup pendapatan Rp 13,6 triliun. “Raihan yang cukup bagus buat kita,” terang Rinaldi.

Untuk dana investasi yang telah dikucurkan dalam kurun waktu yang sama pun mencapai Rp 5,2 triliun dengan total aset perusahaannya senilai Rp 65,9 triliun.

Ia mengaku ingin membidik para pasien kritis yang belum tercover dengan asuransi. Apalagi selama ini baru ada 19 juta jiwa warga Indonesia yang Ikut asuransi secara mandiri.

Di Jawa Tengah, ia kini telah punya 17 anak cabang mulai ujung Pantura Barat sampai Blora di tapal batas Pantura Timur yang berdekatan dengan Probolinggo Jatim.

“Kita akan tawarkan premi asuransi yang dapat menjangkau semua lapisan masyarakat,” ujar Rinaldi. (far)

Tinggalkan Balasan