Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Ancang-ancang Hengkang dari Jatidiri

PSIS Ancang-ancang Hengkang dari Jatidiri

METROSEMARANG.COM – PSIS mulai ancang-ancang mencari home base baru sebagai imbas proyek renovasi Stadion Jatidiri tahap dua yang akan dimulai pertengahan tahun ini. Tim Ibukota Jateng bahkan terancam lebih cepat ‘terdepak’ dari Semarang jika stadion berkapasitas 21 ribu kursi itu dianggap tak layak menggelar pertandingan Divisi Utama.

Yoyok Sukawi memberi pemaparan tentang proyek renovasi Stadion Jatidiri. Foto: metrosemarang.com

Renovasi Stadion Jatidiri dilakukan dalam dua tahap, di mana pengerjaan tahap pertama berupa pemugaran dan penambahan kapasitas tribun selatan sudah rampung pada Desember 2016 kemarin, dengan anggaran Rp 28 miliar. Selanjutnya, perombakan total akan dikerjakan pada 2017, meliputi tribun timur, utara, barat, jogging track hingga lapangan.

“Tahap dua anggarannya mencapai Rp 242 miliar. Bulan Maret sampi Mei sudah masuk proses lelang dan pengerjaan fisik kemungkinan Juli, sehingga Desember 2017 sudah selesai,” kata Ketua Komisi E DPRD Jateng, Alamsyah Sukawijaya, Selasa (10/1).

Dengan kondisi tersebut, PSIS dipastikan tak bisa memakai Jatidiri untuk menjamu lawan-lawannya di kompetisi Divisi Utama, setidaknya mulai putaran kedua. “Kemungkinan kami akan cari alternatif stadion lain sebagai home base mulai putaran kedua. Tapi, ini juga tergantung hasil verifikasi operator liga apakah Jatidiri masih layak digunakan dengan kondisi seperti ini (renovasi),” tutur pria yang juga mejabat sebagai CEO PSIS.

Apalagi, kata dia, tribun selatan lebih dulu selesai dipugar juga belum bisa digunakan. Namun, Yoyok berharap timnya masih bisa bermarkas di Jatidiri sampai akhir putaran pertama.

Sejauh ini pihaknya juga sudah menginventarisasi stadion yang bakal dijadikan home base bagi Johan Yoga cs. “Kendal dan Magelang cukup memungkinkan. Stadion Wujil (Ungaran) juga kami pertimbangkan, tapi sepertinya kapasitasnya terlalu kecil. Nantinya juga akan kami sesuaikan dengan lawan-lawan yang dihadapi PSIS,” tegasnya.

Di Magelang ada dua stadion yang bisa digunakan, yaitu Stadion Gemilang yang menjadi kandang Persikama Kabupaten Magelang dan home base PPSM Sakti, Stadion Moch Soebroto. Opsi pertama lebih memungkinkan, mengingat Persikama hanya berlaga di Liga Nusantara, sedangkan PPSM dan PSIS sama-sama berkompetisi di Divisi Utama.

Stadion Kebondalem Kendal juga masuk salah satu prioritas. Home base Persik Kendal ini memiliki kualitas rumput cukup bagus, dengan kapasitas sekitar 10 ribu penonton.

Sebagai informasi, kick off Divisi Utama bakal digulirkan pada akhir Maret mendatang. Dengan demikian, putaran kedua bakal dimulai pada akhir Juni atau awal Juli 2017. (twy)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link