Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Antisipasi Serangan Balik Persipur

PSIS Antisipasi Serangan Balik Persipur

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang mewaspadai serangan balik Persipur Purwodadi yang bakal dihadapi dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B, Minggu (24/7) sore. Tim berjuluk Laskar Petir itu diyakini akan tampil beda dibanding pada pertemuan pertama di Stadion Krida Bhakti, awal Mei silam.

Johan Yoga dan Hari Nur masih menjadi tumpuan PSIS untuk membongkar pertahanan Persipur, Minggu (24/7) besok. Foto: metrosemarang.com
Johan Yoga dan Hari Nur masih menjadi tumpuan PSIS untuk membongkar pertahanan Persipur, Minggu (24/7) besok. Foto: metrosemarang.com

Persipur menjadi lawan perdana skuat Mahesa Jenar pada paruh kedua Grup 4 ISC B yang mulai diputar akhir pekan ini. Laskar Petir menyambangi Jatidiri dengan status juru kunci dan baru mengemas satu kemenangan. Sedangkan, tuan rumah masih kokoh di puncak klasemen dengan torehan 13 angka dan unggul tiga poin di atas Persijap Jepara.

Jika melihat posisi kedua tim di tangga klasemen, PSIS pantas diunggulkan bisa mengakhiri laga dengan kemenangan. Namun, pelatih Eko Riyadi mengingatkan agar anak asuhnya mengesampingkan fakta bahwa tim yang akan mereka hadapi adalah penghuni dasar klasemen.

“Persipur tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka tetap punya kans yang sama dengan PSIS. Saat melawan Persibat di Batang, mereka juga bermain bagus dan hanya kecolongan melalui gol penalti,” kata Eko Riyadi, Jumat (22/7).

Juru taktik berusia 48 ini  meyakini skuat racikan Wahyu Teguh akan menampilkan pendekatan strategi yang berbeda saat bermain di luar kandang. Menurut dia, Johan Yoga dkk wajib mewaspadai ancaman yang datang dari skema serangan balik Persipur.

“Pemain-pemain kami harus konsentrasi saat mengendalikan permainan. Jangan sampai terlalu mudah kehilangan bola dan memberi kesempatan lawan untuk memberi ancaman,” imbuhnya.

Eko pun sudah memersiapkan strategi untuk membongkar pertahanan Persipur saat tim lawan menumpuk pemain di area pertahanan. Pada sesi latihan sore tadi, eks pembesut Persitema Temanggung itu membagi tim dalam dua kelompok. Empat pemain bertahan, Anhar Latif, AM Bahtiar, Fauzan Fajri dan Tegar Pribadi diberi porsi khusus untuk menangkal umpan crossing. Sementara, grup lainnya difokuskan untuk mengasah variasi serangan.

“Kami harus menyiapkan beberapa alternatif yang nantinya disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Alhamdulillah, semua pemain dalam kondisi siap tempur, termasuk M Yunus dan Hari Nur,” pungkasnya. (twy)