Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Diminta Naikkan Level Permainan

PSIS Diminta Naikkan Level Permainan

METROSEMARANG.COM – Pelatih PSIS Semarang, Eko Riyadi cukup puas dengan penampilan timnya sejauh ini. Tapi, dia masih menuntut Johan Yoga cs meningkatkan level permainan karena persaingan di babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B bakal semakin ketat.

Hari Nur dkk dituntut meningkatkan level permainan untuk menghadapi persaingan di babak 16 besar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Hari Nur dkk dituntut meningkatkan level permainan untuk menghadapi persaingan di babak 16 besar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

PSIS menuai kemenangan 3-1 saat menjamu Persekap Pasuruan, Minggu (9/10) pada matchday 2 Grup D. Hasil ini menjadi bekal positif sebelum skuat Mahesa Jenar menyambangi markas PSGC Ciamis, Sabtu (15/10).

Eko menyebut performa anak asuhnya terus menunjukkan grafik menanjak sejak kalah dari PSPS Pekanbaru di laga perdana. Saat menjamu Persekap, PSIS tampil cukup dominan khususnya di paruh pertama ketika lapangan belum terlalu banyak genangan air.

“Kekalahan di Pekanbaru menjadi bahan evaluasi tim. Sejauh ini para pemain telah menunjukkan respons positif, sehingga kami terus mengalami kemajuan sebagai sebuah tim,” kata Eko Riyadi, Kamis (13/10).

Peningkatan performa skuat Mahesa Jenar tersebut tak terlepas dari makin padunya rekrutan baru dengan pemain-pemain lama. Eko pun bisa leluasa meramu komposisi terbaik untuk timnya.

Meski cukup puas, eks pembesut Persitema Temanggung ini ingin anak buahnya bisa meningkatkan level permainan. “Saya optimis tim ini bisa lebih baik lagi. Persaingan di dalam internal tim juga akan memacu masing-masing pemain untuk meningkatkan standar permainan mereka,” bebernya.

Jelang away ke Ciamis, Eko mengisyaratkan bakal memertahankan skuat saat menjinakkan Persekap. Dedi CP yang sudah terbebas dari skorsing juga disiapkan untuk membentuk trio ‘speedy’ bersama Arif Yanggi dan Hari Nur di belakang Johan Yoga dalam skema 4-2-3-1.

Tiga pemain tersebut sama-sama punya kecepatan dan akselerasi prima saat menyisir kedua sisi sayap maupun menusuk dari area tengah lapangan. “Semua siap main, kecuali kiper Fajar Setya Jaya yang harus beristirahat karena cedera saat lawan Persekap,” imbuh Eko.

Hingga pekan kedua, persaingan di Grup D masih cukup ketat. PSGC dan PSPS menduduki dua peringkat teratas dengan poin empat. Sedangkan PSIS berada satu strip di bawah dengan torehan tiga angka. Persekap menjadi satu-satunya di grup ini yang belum menghasilkan poin. (twy)